Edi Salihin memberikan keterangan terkait kontroversi apakah jasad (alm) Mirna Salihin di otopsi atau tidak.
JawaPos.com - Setelah film Ice Cold tayang di Netflix, kasus Jessica kopi sianida kembali jadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat.
Film Ice Cold menguak berbagai fakta baru, yang membuat masyarakat mempertanyakan kembali kasus yang dinilai menyudutkan Jessica wongso.
Bahkan, fakta dan kebenaran terkait tubuh korban, Mirna Salihin, diotopsi atau tidak kini jadi hal yang dicurigai masyarakat.
Menurut ayah korban, Edi Daramawan Salihin, jasad putrinya Mirna diotopsi. Hal itu ia sampaikan melalui Youtube Karni Ilyas Club pada 7 Oktober kemarin.
Ia mengatakan, yang melakukan otopsi terhadap tubuh Mirna adalah dr. Slamet Musyafak dan dua orang anak Universitas Indonesia.
“Pas itu malam Pak Slamet Musyafak, ada lagi anak UI dua. Saya ke dalam, tapi tidak enak dengan banyaknya polisi, dia bilang ‘Pak Edi di luar aja deh, soalnya masalahnya bisa dibedah-bedah nih’,” kata Edi Salihin.
Ia mengaku tidak sempat melihat langsung jasad Mirna diotopsi, karena permintaan aparat yang menganjurkannya tidak menyaksikan langsung proses otopsi.
Namun ia memastikan, bahwa proses otopsi sudah dilakukan, dan hasilnya menunjukkan terdapat sianida di dalam tubuh Mirna.
“Tapi yang jelas itu dokter keluar, itu tangannya darah semua itu. Dia buka perut Mirna. Dia ambil sampel-sampel,” kata Edi Salihin.
Dari pembedahan yang dokter lakukan, ditemukan organ pencernaan mengalami korosi atau kerusakan paling parah.
Selain itu, Edi mengatakan, hasil pembedahan berupa gambar yang dokter perlihatkan menunjukkan warna merah, sebagai efek dari sianida.
“Pencenaan itu sudah korosi berat dikasih lihat saya, terus ada kain putih ditaruh di meja gitu, dia bilang ‘Ini Ed, saya sih curiga racunnya Sianida tapi jangan diputuskan dulu karena harus ke Labkrim (laboratorium kriminal),” kata Edi mempraktekkan perkataan dokter.
Jadi menurut ayah Mirna, otopsi itu dilakukan sesuai dengan aturan, bermula dari pengambilan sampel, kemudian jika tidak menemukan sesuatu baru ditindaklanjuti dengan otopsi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
