
dr Djaja dan Edi Darmawan Salihin (kolase via JawaPos).
JawaPos.com - Edi Darmawan Salihin, ayah mendiang Mirna menjadi sorotan publik pasca rilisnya film dokumenter Netflix berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Di beberapa kesempatan, Edi Darmawan Salihin mengaku sempat memberi napas buatan kepada purinya Mirna Salihin yang meninggal karena sianida.
"Waktu saya bikin napas buatan itu udah ngorok aja gitu angin aja gitu keluar. Padahal anak saya pegang masih anget badannya. Saya coba terus," kata Edi Darmawan di salah satu program TV, dikutip pada Selasa (10/10).
Sementara itu, melansir dari kanal YouTube dr Richard Lee, dr Djaja Surya Atmadja tertawa terkait pernyataan Edi Darmawan Salihin tersebut.
Menurut ahli forensik itu, Edi Darmawan Salihin pasti meninggal dunia atau minimal pingsan jika memberi napas buatan kepada Mirna Salihin yang meninggal karena sianida.
Baca Juga: Podcast Deddy Corbuzier dan dr. Richard Lee Soal Kasus Jessica Wongso Direvisi hingga Di-take Down
"Yang kasih napas buatan lo akan mati juga, atau pasti pingsan. Percaya deh," kata dr Djaja di kanal YouTube dr Richard Lee pada Selasa (10/10).
"Di dalam jurnal forensik itu dibilang, kontraindikasi kalau dilakukan itu (napas buatan), karena yang ngasih napas buatan itu pasti mati juga, atau pastinya pingsan," tutur dr Djaja.
Menurut dr Djaja, sianida yang cuma 250 mg tidak akan dibawa oleh Jessica dalam bentuk botol, melainkan dalam bentuk kapsul.
"Terus satu lagi. Dimana-mana juga orang yang bawa sianida cuma 250 mg, orang ga akan bawa (sianida) dalam bentuk cairan di dalam botol," terang dr Djaja.
"Kelihatan kecil ya, pake botol kecil ya?" timpal dr Richard Lee.
"Kapsul. Kan itu dikelutusin doang," sahut dr Djaja.
***
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
