
Ketua PPATK Ivan Yustiavandana.
JawaPos.com – Mulai dari satu bulan yang lalu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengusut korupsi yang dilakukan Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Namun yang mengejutkan KPK ialah, hasil yang diterima pada laporan PPATK.Sebagaimana Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana memastikan sudah mengirim hasil analisis (rekening) Mentan SYL sejak sebulan lalu kepada KPK.
"Memang kami sudah kirim hasil analisis sejak bulan lalu," kata Ivan Jumat, (6/10) dikutip dari pojoksatu.id.
Meski hasilnya cukup mengejutkan, namun KPK sendiri menemukan sejumlah kejanggalan dan diduga menetapkan SYL sebagai tersangka.
Menurut hasil analisis PPATK, Mentan Syahrul Yasin Limpo terindikasi melakukan tindak pidana korupsi.
Setelah mengirimkan hasil analisis sejak sebulan lalu, PPATK masih terus berkolaborasi dengan KPK untuk terus menggali berbagai aliran uang pada kasus dugaan korupsi Mentan SYL ini.
Kemudian terkait kabar mengenai SYL tersebut, Presiden Jokowi disebut akan melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, surat pengunduran diri Mentan SYL sudah diterima dan akan disampaikan kepada Presiden Jokowi.
"Jadi surat itu sudah kami terima baru saja dan oleh karena itu segera akan saya laporkan kepada Bapak Presiden," kata Pratikno.
Kemudian Ia mengatakan, bahwa Kementrian Menteri Sekretaris Negara menunggu keputusan presiden mengenai surat resmi pengunduran Mentan Syahrul Yasin Limpo.
"Nanti saya menunggu arahan Bapak Presiden, kemungkinannya adalah tentu karena sudah mengundurkan diri akan diterbitkan keppres pemberhentian," tuturnya.
Sebelumnya Ketum Surya Paloh memerintahkan langsung kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju.
Selanjutnya, Paloh memerintahkan Syahrul Yasin Limpo untuk langsung menghadap Presiden Jokowi menyampaikan surat pengunduran diri tersebut.
Menurut Paloh, perintah pemunduran diri Syahrul Yasin Limpo sebagai upaya dari Partai Nasdem agar penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjalan dengan lancar.***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
