
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi jajaran pengurus partai memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
JawaPos.com - Hingga Kamis (6/10), KPK belum kunjung menjelaskan konstruksi kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). KPK juga masih bungkam soal kebenaran kabar Syahrul Yasin Limpo (SYL) sudah berstatus tersangka.
Yang disampaikan hanya informasi seputar penggeledahan. Kemarin, misalnya, KPK mengklaim menemukan bukti baru dalam penggeledahan di Kota Makassar pada Rabu (4/10).
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, ada dua lokasi di Kota Makassar yang digeledah. Yakni, rumah di Jalan Pelita Raya dan Jalan Bumi 13 Blok C Perumahan BPH, Makassar. ’’Dari lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti antara lain berupa 1 mobil merek Audi A6 dan sejumlah dokumen,’’ terang Ali kemarin.
Ketua KPK Firli Bahuri juga belum menjelaskan konstruksi kasus korupsi di Kementan. Dia justru menerangkan cara kerja KPK dalam penetapan tersangka. Yakni, semua proses penegakan hukum harus melalui ketentuan hukum pidana. Melalui serangkaian pengumpulan bukti dan saksi. "Itu saja ya," ucapnya.
Dua lokasi yang digeledah KPK adalah rumah SYL. Dari pantauan FAJAR, penggeledahan di kompleks Bumi Permata Hijau (BPH), Makassar, itu membuat warga terkejut. Ikmal, warga setempat, menyebut bahwa rumah SYL hanya dihuni asisten rumah tangga (ART). ”Tidak pernah Pak SYL ke sini. Yang tinggal di sini asisten rumah tangganya, satu keluarga,” katanya kemarin.
Kondisi serupa tampak di kompleks perumahan SYL di Jalan Pelita Raya, Makassar. Rumah SYL itu selalu sepi. Hal tersebut diakui ketua RW setempat, As’ad. Dia mengungkapkan, sudah lama rumah itu kosong.
As’ad juga tidak terlalu memperhatikan apa yang digeledah di dalam rumah SYL. Namun, dari apa yang disaksikannya, ada satu koper dan satu mobil mewah yang disita.
Dari informasi yang dihimpun FAJAR, polisi melakukan penjagaan di rumah pribadi SYL sejak sekitar pukul 08.00 Wita. Penggeledahan sejak pagi itu pun baru selesai sore. Tim KPK baru keluar sekitar pukul 15.30 Wita. Mereka memasukkan satu koper yang dibawanya ke mobil jenis Innova dengan nomor polisi DD 1980 RO. Selanjutnya, mereka bergegas pergi. (tyo/lyn/ygi/elo/wid/c19/c18/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
