
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menkeu Sri Mulyani usai seminar nasional pencegahan korupsi.
JawaPos.com - Polri berupaya memperbaiki indeks persepsi korupsi. Terutama, pada tata laksana ekspor dan impor. Berbagai temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ditindaklanjuti.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah manipulasi data ekspor dan impor oleh pelaku usaha. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuturkan, Indonesia bersemangat untuk merespon kondisi tersebut memperbaiki indeks persepsi korupsi.
"Kan ada temuan dari BPK, seluruh kementerian bersama memperbaiki temuan itu," terangnya.
Pelaku usaha yang memanipulasi data barang impor bisanya melakukannya dengan membuat perbedaan angka antara jumlah barang impor di dokumen dengan jumlah barang yang masuk. Fakta itu membuat penerimaan negara tidak maksimal.
"Ini kami akan disiplinkan," jelasnya. Menurut Sigit, harus seimbang antara banjirnya barang impor, industri dalam negeri, dan penerimaan negara.
"Semua tata kelolanya diperbaiki," ujarnya.
Sementara, Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan, korupsi terjadi karena ada perbedaan harga antara pajak dengan harga yang sebenarnya. Dilihat juga apakah regulasi dan kebijakannya justru memicu korupsi.
"Kalau suplai global melimpah, tapi demand lemah juga akan memicu kegiatan ilegal," terangnya.
Dia mengapresiasi Polri melalui Satgas Pencegahan Anti Korupsi yang berinisiatif membahas ini dengan detil. "Dengan seminar ini, kita bisa perbaiki tata kelola ekspor impor," jelasnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
