Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Juni 2023 | 22.50 WIB

Jelang Wukuf Anggota Amirul Hajj Sambangi Jemaah yang Dirawat KKHI Makkah

Anggota Amirul Hajj Noor Achmad menyampaikan sambutan di Istighosah Nasional menuju puncak haji (23/6) dari Makkah. Hilmi/Jawa Pos - Image

Anggota Amirul Hajj Noor Achmad menyampaikan sambutan di Istighosah Nasional menuju puncak haji (23/6) dari Makkah. Hilmi/Jawa Pos

JawaPos.com - Pelaksanaan wukuf sebagai puncak ibadah haji semakin dekat. Rombongan Amirul Hajj yang dipimpin langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sudah berada di Makkah. Mereka diantaranya meninjau jemaah yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah.

Diantara anggota Amirul Hajj yang meninjau jemaah di KKHI di Makkah adalah Noor Achmad. "Saya berangkat sebagai anggota Amirul Hajj dari MUI (Majelis Ulama Indonesia)," katanya saat membuka Istighosah Nasional menuju puncak haji secara virtual langsung dari Makkah pada Jumat (23/6).

Noor Achmad yang juga Ketua Baznas itu menjelaskan pelaksanaan wukuf semakin dekat. Sesuai dengan keputusan pemerintah Arab Saudi, jemaah haji akan melaksanakan wukuf di padang Arafah pada Selasa (27/6) pekan depan. Dia mengatakan wukuf adalah rukun haji yang utama. Sehingga tanpa wukuf, tidak bisa disebut haji.

Kepada masyarakat Indonesia, dia memohon doa supaya para jemaah haji Indonesia diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah wukuf. Termasuk kepada jemaah yang sekarang sakit dan dirawat, supaya diberikan kesembuhan dan kekuatan. Supaya bisa mengikuti wukuf dengan rombongannya. Atau melalui layanan safari wukuf dengan mobil khusus.

"Saya hari ini meninjau KKHI di Makkah. Kita menyaksikan banyak teman-teman kita, calon jemaah haji yang sedang dirawat," tuturnya. Layanan kesehatan yang diberikan kepada para jemaah itu sudah baik. Noor kembali meminta doa kepada masyarakat Indonesia, supaya mereka diberikan kesehatan.

Merujuk data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kemenag, total jemaah yang masih dirawat sampai dengan 23 Juni ada 293 orang. Perincian jemaah yang dirawat di Makkah berjumlah 274 orang. Kemudian dirawat di Madinah ada 16 orang dan di Jeddah ada tiga orang.

Pada kesempatan itu, Noor Achmad juga menyinggung kepercayaan yang diberikan Kementerian Agama (Kemenag) kepada Baznas untuk mengelola dana dam atau denda jemaah haji Indonesia. Dana dam tersebut berupa pemotongan hewan kambing atau domba. Hewan tersebut tetap disembelih di Makkah. "Tetapi nanti dagingnya dikirim dalam kemasan kaleng ke Indonesia," jelasnya. Sehingga bisa dikirim ke kantong masyarakat miskin ekstrem dan masyarakat stunting.

Tahun ini rombongan Amirul Hajj terdiri dari 13 orang. Untuk kali pertama, anggota Amirul Hajj beranggotakan unsur perempuan. Mereka adalah Badriyah Fayumi (Kongres Ulama Perempuan Indonesia), Indah Pertiwi Nataprawira (PP KB Pelajar Islam Indonesia), dan Alissa Wahid (Badan Kesejahteraan Masjid). 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore