
KEMBALI KE SINGAPURA: MB (kanan) tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, dengan didampingi petugas imigrasi kemarin.
JawaPos.com - Berdasar penelusuran Jawa Pos Radar Tulungagung, MB atau Muhtar alias Yatno menjadi dosen di Universitas Bhinneka PGRI (UBHI) Tulungagung. Dia mengajar pada prodi bahasa Inggris dengan mata kuliah yang sama.
Rektor UBHI Tulungagung Imam Sujono mengatakan, MB mengajar di universitas itu sejak 14 tahun lalu. Namun, pada 17 Maret 2023, MB mengundurkan diri. ’’Datanya sudah tidak ada. Setelah pengunduran diri, langsung kami turunkan surat keterangan untuk penghapusan data,’’ jelasnya kemarin (22/6).
Saat penerimaan dosen, lanjut Imam, tidak ada penelusuran data diri calon dosen. Sebab, MB memiliki ijazah strata 1 di Universitas Gajayana Malang dan strata 2 di Universitas Islam Malang. MB juga memiliki KTP Tulungagung. ’’Ya tidak ada kecurigaan. Setelah ada pengalaman ini, perlu semacam pelacakan data,’’ ucapnya.
Beberapa orang sempat menanyakan asal MB karena dialeknya yang bukan khas Tulungagung. MB mengaku berasal dari luar Jawa. ’’Jadi, akhirnya kami paham kalau dia bukan asli orang Jawa,’’ paparnya.
Muhtar alias Yatno tidak hanya bekerja di UBHI. Dia juga tercatat sebagai dosen di UIN Satu Tulungagung dan menjadi dosen tamu di beberapa kampus.
Kepala Program Studi (Kaprodi) Bahasa Inggris UBHI Tulungagung Yulia Nugrahini mengatakan, Yatno mengajar di UIN Satu Tulungagung sekitar 2016–2017. Namun, hanya beberapa satuan kredit semester (SKS). Yulia pun mengaku pernah jadi mahasiswa Yatno 10 tahun lalu.
Menurut Yulia, Yatno tidak lancar berbahasa Indonesia. Aksennya cenderung ke Melayu. Bahkan, saat berbahasa Inggris, aksen Melayu itu sangat kental. ’’Dia dosen yang aktif. Tapi, banyak mahasiswa mengeluh karena nilai yang diberikan tidak sesuai ekspektasi. Selain itu, ujian dipersulit. Namun, dengan rekan kerja tidak terlalu banyak masalah, karena dia dosen senior yang mengajar sejak 2009,’’ terangnya.
Humas UIN Satu Tulungagung Ulil Ashar pun membenarkan bahwa Yatno pernah mengajar di kampusnya. Namun, dia mengundurkan diri Maret lalu dengan alasan pensiun. Yatno dikenal mengajar bahasa Inggris dengan status dosen luar biasa. ’’Sejak mengundurkan diri, sudah tidak aktif mengajar di UIN Satu Tulungagung,’’ pungkasnya. (jar/rka/ziz/rka/omy/c18/oni)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
