
JAWAB PERTANYAAN : Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares (kanan) bersama pemain, Ananda Raehan saat press conference jelang laga melawan Persebaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Kemarin, (9/8). Sore RIANA
JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih anyar untuk menggantikan Eduardo Peres. Pengumuman itu sekaligus menandai dimulainya era baru di tubuh Green Force jelang lanjutan kompetisi Liga Indonesia.
Pelatih asal Portugal tersebut dijadwalkan segera tiba di Kota Pahlawan dalam waktu dekat. Kehadirannya dinantikan karena rekam jejaknya yang cukup kuat bersama PSM Makassar sebelumnya.
Keputusan Persebaya Surabaya merekrut Bernardo Tavares sekaligus memberi warna baru bagi persaingan liga. Kehadirannya diharapkan membawa stabilitas permainan dan mental bertanding yang lebih konsisten sepanjang musim. Kepastian bergabungnya Bernardo Tavares diumumkan langsung melalui akun media sosial resmi klub.
Informasi tersebut disampaikan secara terbuka agar suporter mengetahui arah baru tim kebanggaan mereka. Dalam pengumuman itu, Persebaya Surabaya juga menjelaskan rencana awal terkait struktur kepelatihan.
Bernardo Tavares akan datang ke Surabaya dengan membawa seorang asisten, namun tetap mempertahankan tim kepelatihan yang sudah ada.
"Coach Bernado Tavares is Green. Dia akan tiba di Surabaya dengan membawa seorang asisten. Seluruh tim kepelatihan yang ada saat ini, juga akan terus men-support Coach Tavares di Persebaya," tulis akun Instagram @officialpersebaya dikutip Selasa (23/12/2025) dini hari.
Pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan manajemen pada fondasi kepelatihan yang sudah berjalan. Bernardo Tavares diposisikan sebagai pemimpin sistem, bukan pengganti total struktur.
Dalam video pengumuman yang sama, Bernardo Tavares juga menyapa langsung suporter Persebaya Surabaya. Ia memastikan komitmennya untuk segera bergabung dan bekerja di Surabaya.
"Halo Indonesia. Surabaya, saya datang. Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya. Terima kasih atas kesabaan dan respek terhadap kondisi dan situasi saya. Tapi sekarang saya bisa memastikan saya akan segera berada di Surabaya," ucapnya dalam bahasa Inggris.
Dalam wawancara bersama jurnalis Ines Antunes dari media Portugal, Sport Informa Sapo beberapa waktu lalu, Tavares sempat menyinggung tentang masalah komunikasi.
Pihaknya yang sehari-hari berbahasa Portugal mengaku tak masalah jika ada pemain yang kesulitan menangkap instruksinya.
"Saya memiliki penerjemah yang merupakan bagian dari tim teknis. Saya berbicara dalam bahasa Inggris dan dia menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia untuk para pemain yang tidak mengerti bahasa Inggris," ungkap Tavares.
Perbedaan bahasa memang kerap menjadi gangguan dalam menterjemahkan strategi yang bakal diusung Green Force. Meskipun Persebaya punya asisten pelatih lokal seperti Uston Nawawi, namun terkadang instruksi yang dikirimkan tidak 100 persen sampai ke pemain.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
