
Umat muslim menjalankan ibadah Shalat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (12/04/2021) malam. Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa, 13 April 2021 berdasarkan keputusan bulat dari berbagai ormas islam hingg
JawaPos.com - Sebanyak sepuluh orang warga Indonesia terdeteksi mengidap vaksin Covid-19 varian baru. ”Varian baru sudah ada yang transmisi lokal,” ujar Juru Bicara Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kemarin. Transmisi lokal terjadi di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Kalimantan Selatan.
Nadia menjelaskan, mobilitas yang tinggi berisiko menularkan Covid-19 lebih besar.
Dia mencontohkan India yang saat ini 18 juta kasus Covid-19 dengan 200.000 ribu kasus terkonfirmasi dan kematian terjadi setiap empat menit.
Di Indonesia, angka kenaikan kasus bisa terlihat. Yang biasanya sekitar 5.000 kasus konfirmasi, pada 29 April lalu jumlahnya mencapai 5.833 kasus. ”Ini jadi alarm kita,” tuturnya. Sejak awal Februari hingga Maret, grafik kasus sudah turun. Namun, awal April ada pertambahan kasus yang terjadi hingga akhir bulan lalu.
Yang menjadi catatan adalah peningkatan angka kematian sebanyak 20 persen. Begitu juga rawat inap di rumah sakit. Peningkatannya 1,28 persen. Itu hanya selama tujuh hari terakhir. ”Jumlah spesimen padahal hanya 12,25 persen,” ungkapnya.
Kemenkes juga telah mengidentifikasi berbagai klaster yang memicu lonjakan kasus. Nadia menyebutkan lima klaster, yakni perkantoran, buka bersama (bukber), tarawih di Banyumas, mudik di Pati, dan takziah di Semarang. ”Ini kelalaian kita dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes),” ujarnya.
Di Banyumas ada 51 orang yang terkena Covid-19 setelah Tarawih. Sebanyak 51 orang itu salat di dua masjid berbeda. ”Terpapar setelah ada satu jamaah yang positif, tapi tetap berangkat Tarawih,” imbuhnya. Nadia juga mengomentari adanya penularan saat buka bersama. Penularan Covid-19 bisa terjadi saat membuka masker pada saat makan dan berbicara.
Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas merespons munculnya dua klaster Covid-19 dari kegiatan salat Tarawih di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Menurut dia, klaster tersebut bisa jadi dipicu ketidaktaatan masyarakat dalam menjalankan prokes. ”Kasus di Banyumas ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk jangan pernah lengah menjalankan prokes,” tuturnya kemarin.
Yaqut juga meminta kepala kanwil Kemenag provinsi, kepala kantor Kemenag kabupaten/kota, sampai penyuluh di kantor urusan agama (KUA) intensif melakukan sosialisasi dan edukasi panduan ibadah Ramadan serta Idul Fitri di tengah pandemi. Dia mencontohkan, di panduan tersebut, antara lain, pengurus masjid atau musala dapat melaksanakan kegiatan ibadah Ramadan di tengah pandemi dengan kapasitas maksimal 50 persen. Ibadah Ramadan ini meliputi salat lima waktu, salat Tarawih dan Witir, tadarus Alquran, serta malam iktikaf. ”Itu pun harus dilakukan dengan menerapkan prokes secara ketat,” ucapnya.
Baca juga: Zona Merah-Oranye Dilarang Lakukan Kegiatan Ibadah Ramadan di Masjid
Ketentuan lainnya adalah kegiatan pengajian atau ceramah Ramadan dan kuliah subuh paling lama dilaksanakan selama 15 menit. Peringatan Nuzulul Quran di masjid atau musala juga harus dilaksanakan dengan pembatasan jumlah kapasitas, yaitu 50 persen dari kapasitas normalnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
