
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (12/3). (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama membangun Indonesia. Menurutnya, semangat kebersamaan dan persatuan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemajuan bangsa.
Seruan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia atau PB SEMMI di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3). Dalam kesempatan itu, Kapolri menekankan pentingnya mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat.
“Sehingga tentunya ini menjadi kegiatan yang terus mempererat silaturahmi yang ada dan terus bersama-sama kita berjuang bersama-sama mengisi dan membangun bangsa,” kata Sigit.
Kapolri menjelaskan bahwa Polri memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, institusi kepolisian juga memiliki tugas dalam penegakan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, peran tersebut merupakan amanat konstitusi yang terus dijalankan sejak masa reformasi. Karena itu, Polri memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik.
Sigit juga menyebut bahwa Polri dan PB SEMMI memiliki kesamaan sejarah sebagai bagian dari semangat reformasi. Kesamaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun bangsa.
“Dan oleh karena itu, tentunya kami akan terus menjalankan apa yang menjadi amanah tersebut,” ujar Sigit.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengajak para mahasiswa untuk terus memberikan masukan dan aspirasi kepada Polri. Ia menegaskan bahwa institusi kepolisian membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat.
“Di satu sisi kami juga meminta kepada seluruh teman-teman aktivis dari SEMMI khususnya, dari SI untuk terus ikut menjaga institusi kami. Sehingga betul-betul bisa melaksanakan apa yang menjadi harapan dari suara-suara dan aspirasi masyarakat sipil, suara-suara demokrasi untuk bisa terus mewujudkan menjadi Polri yang bisa menjadi civilian police sesuai dengan harapan masyarakat,” ucap Sigit.
Selain membahas peran masyarakat dalam memperkuat institusi negara, Kapolri juga menyinggung pentingnya mendukung berbagai upaya pemerintah. Salah satunya adalah langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong perdamaian dunia di tengah konflik global.
Menurut Sigit, pemerintah juga terus melakukan berbagai langkah diplomasi di bidang perdagangan dan ekonomi. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat kemandirian bangsa.
“Pemerintah juga melakukan berbagai macam diplomasi di bidang perdagangan dan juga bagaimana di dalam negeri kita harus bisa terus mendorong agar kita mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tutur Sigit.
Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini juga mendorong berbagai program strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional. Program tersebut dinilai penting untuk memastikan Indonesia mampu berdiri mandiri.
“Dan tentunya seluruhnya ini bisa kita lakukan kalau kita solid, kita bersatu padu untuk kemudian bergerak bersama,” tutur Sigit.
Kapolri juga menyoroti peluang besar yang dimiliki Indonesia melalui bonus demografi. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai lompatan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
