
Bintang tamu di Primeria Fest 2026. (Istimewa)
JawaPos.com–Peta musik Indonesia menunjukkan perubahan yang cukup mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Genre seperti koplo dan Indonesian Bounce Music (IBM), yang dulu kerap dipandang sebelah mata guilty pleasure, kini justru berkembang pesat dan menjadi bagian dari identitas generasi masa kini.
Perkembangan ini tak lepas dari peran platform digital serta kuatnya budaya komunitas. Indonesian Bounce Music kini telah berevolusi menjadi fenomena kolektif yang hadir di panggung, klub malam, hingga berbagai festival. Tren tersebut membuka peluang baru bagi musik lokal untuk tampil lebih ekspresif, inklusif, dan dekat dengan keseharian pendengarnya.
Menangkap peluang tersebut, Primaria Fest 2026 hadir sebagai festival yang secara khusus membawa Indonesian Bounce Music ke level yang lebih luas.
”Primaria Fest adalah platform festival yang diinisiasi Resonine, berfokus pada pengembangan ekosistem kreatif melalui musik, pengalaman, dan komunitas. Tidak seperti festival musik pada umumnya, Primaria Fest mengedepankan konsep experience-driven, sehingga audiens tidak hanya menjadi penonton, tetapi bagian aktif dari keseluruhan acara,” ungkap Reza Lubis, Festival Director Primaria Fest dalam keterangannya, Senin (27/4).
Festival ini dirancang menghadirkan interaksi langsung antara musisi dan penonton. Termasuk berbagai aktivitas partisipatif seperti karaoke koplo dan sing along yang mendorong keterlibatan audiens secara aktif.
”Lewat pendekatan ini, Primaria Fest ingin mengubah cara menikmati musik. Dari sekadar tontonan menjadi pengalaman bersama yang emosional dan personal,” tambah Reza.
Festival ini dijadwalkan berlangsung di empat kota besar di Indonesia, yakni Tegal (5 Juni), Sukabumi (10 Juli), Bekasi (21 Agustus), dan Semarang (11 September). Setiap kota akan menampilkan sekitar enam hingga tujuh penampil yang terdiri atas headliner, talenta lokal, hingga musisi koplo dan DJ yang lekat dengan kultur Indonesian Bounce Music.
Deretan pengisi acara tahun ini mencakup sejumlah nama populer seperti NDX A.K.A, Whisnu Santika, Tenxi, Naykilla, Juan Reza, Bravy, DNA (Jayjax & Mister Aloy), OM Lorensa, Jammin Love, Ade Astrid, Om Abidin, Mentik Wangi, Pertelon Koplo, hingga Pemandu Karaoke Sedih.
”Lebih dari sekadar hiburan, festival kami ingin membangun kebanggaan terhadap musik lokal sebagai bagian dari identitas generasi masa kini Indonesia. Dengan konsep yang menggabungkan musik, pengalaman, dan interaksi, Primaria Fest menargetkan diri menjadi festival Indonesian Bounce Music terbesar di Indonesia,” ungkap Reza.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
