
Logo YG, SM, HYBE dan JYP (Asian Entertainment and Culture)
JawaPos.com – Empat agensi besar K-pop, yaitu HYBE, SM Entertainment, JYP Entertainment, dan YG Entertainment, berencana membentuk usaha patungan.
Dilansir dari laman Music Business Worldwide pada Minggu (19/4), kolaborasi ini bertujuan menghadirkan festival musik berskala global. Konsep acara disebut akan menyerupai festival internasional seperti Coachella.
Rencana ini muncul seiring meningkatnya pendapatan konser di industri K-pop. Keempat agensi melihat pertunjukan langsung sebagai sumber pemasukan yang semakin penting. Hal ini mendorong mereka untuk memperluas jangkauan pasar melalui proyek bersama.
Baca Juga:Bantah Putusan Pengadilan, Mantan CEO HYBE Park Ji Won Sebut Pernyataannya Soal ADOR Disalahartikan
Menurut laporan media Korea Selatan, keempat perusahaan telah mengajukan dokumen resmi kepada regulator.
Pengajuan itu merupakan bagian dari proses pembentukan perusahaan patungan. Langkah ini menunjukkan keseriusan mereka dalam merealisasikan proyek.
Perusahaan patungan ini direncanakan memiliki kepemilikan saham yang setara. Meski demikian, struktur kepemimpinan dan operasionalnya masih dalam tahap pembahasan. Nama sementara yang muncul untuk proyek ini adalah Fanomenon.
Festival musik itu ditargetkan akan digelar di Korea Selatan pada tahun 2027. Acara ini dirancang untuk menampilkan berbagai artis dari keempat agensi besar tersebut. Selain itu, festival ini juga diharapkan menghadirkan musisi global.
Konsep Fanomenon pertama kali diperkenalkan oleh J.Y. Park. Ia menyampaikan gagasan itu sebagai bagian dari upaya memperluas pengaruh budaya K-pop.
Festival ini bahkan ditargetkan mampu melampaui skala festival musik internasional yang sudah ada.
Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi K-pop di kancah global. Keempat agensi sepakat bahwa kerja sama lintas perusahaan diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
