
Aksi panggung The Strokes di Coachella 2026. (YouTube)
JawaPos.com – Penampilan band asal Amerika Serikat, The Strokes di festival musik akbar Coachella 2026 mendadak menjadi perbincangan global. Band yang digawangi Julian Casablancas (vokal), Nick Valensi (gitar), Albert Hammond Jr. (gitar), Nikolai Fraiture (bass), dan Fabrizio Moretti (drum) itu menutup set mereka dengan visual bernuansa politik yang menyinggung konflik di Timur Tengah.
Dalam penampilan akhir pekan kedua festival, The Strokes membawakan tembang penutup berjudul Oblivius, tembang yang terakhir kali mereka bawakan secara live pada 2016 silam.
Mereka membawakan lagu itu sembari menampilkan video montage yang memperlihatkan cuplikan kehancuran di Gaza dan Iran akibat serangan Israel dan Amerika Serikat.
Visual tersebut disertai narasi kritik terhadap aksi militer yang terjadi di kawasan tersebut, memicu reaksi luas di media sosial dan publik internasional. Lirik pada reff lagu ini pun menyiratkan kondisi dunia yang saat ini sedang terpecah belah akibat perang yang tengah berkobar:
What side are you standing on?
What side you standing on?
What side are you standing on?
What side you standing on?
Di pihak mana kamu berdiri? Siapa yang kamu bela?

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
