Jumpa pers film Ghost in the Cell. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sutradara Joko Anwar kembali mempersiapkan film terbaru yang akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 16 April 2026 mendatang. Film terbaru Jokan memiliki genre komedi horor berjudul Ghost in the Cell.
Joko Anwar yang selalu menghadirkan pesan sosial politik dalam film-film garapannya, mengungkapkan bahwa film Ghost in the Cell juga memiliki pesan yang hendak disampaikan kepada para penonton.
Joko Anwar mengatakan, kelebihan yang dimilikinya harus dia manfaatkan dengan sebaik mungkin untuk bisa membawa pesan positif untuk kemaslahatan publik. Kendati demikian, film Ghost in the Cell disebut Jokan yang paling ringan dan paling menghibur dibandingkan dengan sejumlah film dia sebelumnya.
"Film ini mungkin yang paling ringan dari yang pernah kita lakukan, nggak jelimet. Paling menghibur, tapi tetap ada pesannnya," kata Joko Anwar di bilangan Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (23/2).
Menurut Joko Anwar, film Ghost in the Cell sudah dipersiapkannya cukup lama kurang lebih 7 tahun sebagai bukti keseriusannya dalam menggarap film ini, dan dengan melibatkan ratusan pemain secara keseluruhan.
"Film ini dari tahun 2018 ya, syuting 2025. Sekitar 7 tahun proses development-nya. Dan kita mengikuti perkembangan sosial politik. Kita juga memilih pemain yang sehari-hari mereka punya concern," katanya.
Film Ghost in the Cell digarap Joko Anwar sebagai respons atas masalah sosial politik yang terjadi di Indonesia. Bagi Jokan, latar penjara dipilih sebagai medium yang paling tepat untuk merepresentasikan realitas sosial politik.
Menurut Joko Anwar, film Ghost in the Cell menjadi medium untuk mengangkat wacana ke publik tentang trauma kolektif bangsa. Harapannya, supaya kejadian tragis di masa lalu tidak kembali terjadi di masa depan.
"Sebagian orang memilih tidak membicarakannya, padahal itu penting supaya di masa depan tidak terulang lagi," ungkap Joko Anwar.
Salah satu isu yang diangkat dalam film ini oleh Joko Anwar adalah isu tentang deforestasi. Jokan sedih karena tiba-tiba masalah deforestasi benar-benar terjadi di Sumatera dan Aceh, sampai menelan banyak nyawa, beberapa waktu lalu.
"Padahal saya berharapnya hanya ada di film, tapi ternyata deforestasi terjadi di Sumatera dan Aceh," kata Joko Anwar.
Film Ghost in the Cell melibatkan banyak aktor. Beberapa diantaranya yaitu Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Dimas Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming Sugandhi, Rio Dewanto, Tora Sudiro, dan lain-lain.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
