Reza Rahadian sutradara film Pangku ( Instagram officialpilarez)
JawaPos.com - Reza Rahadian membagikan kisah di balik film terbarunya berjudul 'Pangku', yang ternyata berawal dari ide lama dan pengalaman pribadinya.
Hal itu disampaikan Reza Rahadian melalui podcast di kanal YouTube @BUND Lifetainment bertajuk 'Reza Ungkap Alasan Gak Punya Sosial Media: Hidup Aku Kurang Menarik.'
Dalam perbincangan itu, Nagita Slavina selaku host memulai dengan rasa penasaran mengenai keputusan Reza untuk menjadi sutradara dalam film 'Pangku'. Istri dari Raffi Ahmad ini bertanya apakah keputusan itu merupakan impian lama yang baru terwujud atau justru datang secara tiba-tiba.
"Penasaran ini datangnya dari mana? Apakah ini sesuatu yang memang sudah diinginkan dari dulu, mungkin dari 2011, baru akhirnya kesampaian, atau ini project yang sudah kamu siapkan?" tanya Nagita.
Reza pun menjelaskan bahwa keinginan menyutradarai sebenarnya sudah ada sejak lama, namun selalu tertunda karena rasa takut dan keraguan.
"Ini projectnya udah ada di angan-angan tapi nggak pernah dieksekusi. Aku sempat berpikir, Duh, sebagai aktor nanti orang bakal bilang, 'Udah deh, lu stay jadi aktor aja, jangan ngedirect'," ungkapnya jujur, itu adalah salah satu overthinking Reza.
"Satu malam, sekitar jam setengah tiga pagi, Happy Salma tiba-tiba telepon. Dia bilang, 'Aku mimpi kamu mendirect sebuah film dari ide yang pernah kamu ceritain ke aku. Kayaknya itu film harus kejadian deh, Dek. Dia manggil aku adik, karena memang sudah seperti kakak ku'," ujar reza.
Momen itu menjadi titik balik bagi Reza. "Begitu aku dengar itu, besoknya langsung aku kerjain. Saat itu juga aku tahu, ini waktunya," ujarnya. Dari sanalah lahir gagasan yang kini berkembang menjadi film 'Pangku'.
Ketika Nagita menanyakan apakah ide cerita film tersebut berasal darinya, Reza membenarkan. "Dari aku ,Jadi cerita ini secara singkat inspirasinya dari mamaku, 'Pangku'," katanya.
Menurut Reza, 'Pangku' bukan sekadar kisah fiksi, tetapi potret nyata perjuangan seorang ibu dalam menjalani hidup tanpa banyak pilihan.
"Cerita ini adalah tentang bagaimana perjuangan seorang ibu yang harus bekerja, tapi juga pilihan dia untuk kemudian memutuskan melahirkan anaknya. Dia menjalani semua tanggung jawab itu tanpa punya banyak pilihan hidup. Karena bagiku, pilihan hidup itu adalah privilege," jelasnya dengan nada reflektif.
Reza menekankan bahwa tidak semua orang diberi kesempatan untuk memilih jalan hidup mereka.
"Ketika orang bisa punya pilihan, 'Oh, gua mau milih kerjaan ini atau ini ya'. Tapi tidak semua orang punya pilihan, kadang-kadang kita dihadapkan pada situasi di mana satu satunya hal yang bisa dilakukan itu. pangku bercerita tentang itu," katanya.
Baginya, 'Pangku' bukan hanya cerita tentang perjuangan, tapi juga bentuk penghargaan terhadap kekuatan perempuan, terutama para ibu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022