
Jared Leto dalam Tron: Ares (Dok. IMDb)
JawaPos.com – Film Tron: Ares yang telah lama dinantikan akhirnya resmi tayang dan langsung mencuri perhatian publik dunia.
Dilansir dari laman The Hollywood Reporter pada Selasa (7/10), film produksi Disney ini menghadirkan pertanyaan besar di kalangan penggemar, yaitu apakah soundtrack garapan Nine Inch Nails mampu menandingi mahakarya Daft Punk dalam Tron: Legacy tahun 2010.
Dengan gaya musik industrial rock dan reputasi peraih Oscar, Trent Reznor serta Atticus Ross menjadi pilihan berani untuk meneruskan warisan sonik waralaba legendaris ini.
Pemutaran perdana Tron: Ares digelar secara meriah di Los Angeles dengan kehadiran para pemeran utama dan sineas ternama.
Baca Juga: Film Modi Karya Sutradara Johnny Depp Akan Tayang Perdana di Bioskop Amerika pada November 2025
Reaksi awal dari penonton dan kritikus di media sosial menunjukkan antusiasme tinggi terhadap visual film yang dinilai spektakuler, terutama dalam format Imax.
Banyak pihak bahkan menyebut bahwa musik garapan Nine Inch Nails merupakan salah satu soundtrack terbaik dalam sejarah film fiksi ilmiah.
Disutradarai oleh Joachim Rønning, Tron: Ares melanjutkan kisah dunia digital yang penuh intrik dan visual futuristik.
Film ini mengangkat tema relevan tentang hubungan manusia dengan kecerdasan buatan yang semakin kompleks di era modern.
Ceritanya berpusat pada tokoh utama, Ares, program AI canggih yang diperankan oleh Jared Leto, yang menembus batas dunia digital untuk menjalankan misi di dunia nyata.
Selain Jared Leto, deretan bintang ternama turut memperkuat jajaran pemeran Tron: Ares. Di antaranya ada Greta Lee, Evan Peters, Jodie Turner-Smith, Hasan Minhaj, Arturo Castro, dan Gillian Anderson. Jeff Bridges juga kembali memerankan karakter legendaris Kevin Flynn, memberikan sentuhan nostalgia bagi penggemar setia waralaba Tron.
Film ini digarap dengan naskah yang ditulis oleh Jesse Wigutow dan sinematografi karya Jeff Cronenweth, kolaborator setia sutradara David Fincher.
Sentuhan visual Cronenweth yang dikenal halus dan atmosferik membuat Tron: Ares tampil memukau secara sinematik. Gabungan antara efek visual canggih, tema futuristik, serta komposisi musik yang menggema menciptakan pengalaman menonton yang intens dan imersif.
Sebagai kelanjutan dari Tron: Legacy (2010), film ini berhasil mempertahankan ciri khas estetik dari waralaba sambil memperkenalkan arah baru yang lebih emosional dan kontemporer.
Kritikus menilai Tron: Ares sebagai pembaruan yang berani bagi waralaba yang telah berusia lebih dari empat dekade. Dengan pesan kuat mengenai batas realitas dan kesadaran buatan, Tron: Ares tampak siap mendefinisikan ulang masa depan sinema fiksi ilmiah.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
