Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Oktober 2025 | 08.19 WIB

Film Tron: Ares Angkat Tema AI dan Realitas Digital, Visual Imaxnya Tuai Pujian Kritikus Dunia

Jared Leto dalam Tron: Ares (Dok. IMDb) - Image

Jared Leto dalam Tron: Ares (Dok. IMDb)

JawaPos.com  Film Tron: Ares yang telah lama dinantikan akhirnya resmi tayang dan langsung mencuri perhatian publik dunia.

Dilansir dari laman The Hollywood Reporter pada Selasa (7/10), film produksi Disney ini menghadirkan pertanyaan besar di kalangan penggemar, yaitu apakah soundtrack garapan Nine Inch Nails mampu menandingi mahakarya Daft Punk dalam Tron: Legacy tahun 2010.

Dengan gaya musik industrial rock dan reputasi peraih Oscar, Trent Reznor serta Atticus Ross menjadi pilihan berani untuk meneruskan warisan sonik waralaba legendaris ini.

Pemutaran perdana Tron: Ares digelar secara meriah di Los Angeles dengan kehadiran para pemeran utama dan sineas ternama.

Reaksi awal dari penonton dan kritikus di media sosial menunjukkan antusiasme tinggi terhadap visual film yang dinilai spektakuler, terutama dalam format Imax.

Banyak pihak bahkan menyebut bahwa musik garapan Nine Inch Nails merupakan salah satu soundtrack terbaik dalam sejarah film fiksi ilmiah.

Disutradarai oleh Joachim Rønning, Tron: Ares melanjutkan kisah dunia digital yang penuh intrik dan visual futuristik.

Film ini mengangkat tema relevan tentang hubungan manusia dengan kecerdasan buatan yang semakin kompleks di era modern.

Ceritanya berpusat pada tokoh utama, Ares, program AI canggih yang diperankan oleh Jared Leto, yang menembus batas dunia digital untuk menjalankan misi di dunia nyata.

Selain Jared Leto, deretan bintang ternama turut memperkuat jajaran pemeran Tron: Ares. Di antaranya ada Greta Lee, Evan Peters, Jodie Turner-Smith, Hasan Minhaj, Arturo Castro, dan Gillian Anderson. Jeff Bridges juga kembali memerankan karakter legendaris Kevin Flynn, memberikan sentuhan nostalgia bagi penggemar setia waralaba Tron.

Film ini digarap dengan naskah yang ditulis oleh Jesse Wigutow dan sinematografi karya Jeff Cronenweth, kolaborator setia sutradara David Fincher.

Sentuhan visual Cronenweth yang dikenal halus dan atmosferik membuat Tron: Ares tampil memukau secara sinematik. Gabungan antara efek visual canggih, tema futuristik, serta komposisi musik yang menggema menciptakan pengalaman menonton yang intens dan imersif.

Sebagai kelanjutan dari Tron: Legacy (2010), film ini berhasil mempertahankan ciri khas estetik dari waralaba sambil memperkenalkan arah baru yang lebih emosional dan kontemporer.

Kritikus menilai Tron: Ares sebagai pembaruan yang berani bagi waralaba yang telah berusia lebih dari empat dekade. Dengan pesan kuat mengenai batas realitas dan kesadaran buatan, Tron: Ares tampak siap mendefinisikan ulang masa depan sinema fiksi ilmiah.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore