Lukisan
JawaPos.com - Dalam Gereja Katolik, Bunda Maria, ibu dari Yesus Kristus, memiliki posisi yang sangat penting. Ia begitu dihormati sehingga banyak lagu diciptakan untuknya, salah satunya adalah Ave Maria, atau Salam Maria.
Doa di Balik Lagu
Dilansir dari New Advent, lagu ini terinspirasi dari doa Salam Maria yang sering didoakan. Doa ini terdiri dari tiga bagian, yang masing-masing diambil dari Injil Lukas.
Bagian pertama, dari Lukas 1:28, adalah salam Malaikat Gabriel kepada Maria: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."
Bagian kedua, dari Lukas 1:42, adalah seruan Elisabet saat bertemu Maria: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu."
Bagian ketiga, yang merupakan petisi, "Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan saat kami mati," diciptakan oleh Konsili Katekismus di Trent dan kemudian diterima oleh Gereja.
Dengan demikian, Gereja Katolik memiliki satu lagi ucapan syukur, permohonan, dan seruan kepada Bunda Allah. Doa ini menyiratkan permohonan agar Maria menjadi perantara bagi kita agar dapat berdamai dengan Allah setelah berbuat dosa.
Berikut adalah doa Salam Maria dalam Bahasa Latin:
Ave Maria, gratia plena,
Dominus tecum.
Benedicta tu in mulieribus,
Et benedictus fructus ventris tui, Iesus.
Santa Maria, Mater Dei,
Ora pro nobis peccatoribus, nunc et in hora mortis nostrae.
Amen
Lagu Ave Maria
Salah satu versi lagu Ave Maria yang paling terkenal adalah karya Franz Schubert. Lagu ini sering diputar dalam ibadah, pernikahan, hingga pemakaman.
Menurut Your Classical, Schubert menulis lagu ini pada tahun 1825 sebagai bagian dari tujuh lagu dalam opus Liederzykus vom Fräulein vom See, yang diadaptasi dari puisi "The Lady of the Lake" karya Walter Scott.
Namun, dilansir dari Classic FM, Schubert sebenarnya tidak pernah menulis lagu berjudul "Ave Maria". Judul asli karyanya adalah Ellens dritter Gesang (Lagu Ketiga Ellen). Kalimat pembuka dari lagu tersebut adalah "Ave Maria," yang kemungkinan besar menjadi alasan mengapa lagu ini diadaptasi menjadi doa umat Katolik.
Berikut adalah lirik lagu tersebut:

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
