Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 September 2025 | 15.49 WIB

Sinopsis Pan's Labyrinth (2006): Kisah Dongeng Penuh Imajinasi dan Darah untuk Orang Dewasa

Poster film Pan

JawaPos.com - Seorang anak dapat memiliki imajinasi yang sangat luas, liar hingga hampir nyata. Mereka dapat membayangkan banyak sekali tempat, sosok hingga situasi yang entah baik untuk mereka atau tidak. 

Imajinasi-imajinasi ini dapat menjadi sesuatu yang sangat baik untuk perkembangan karakter mereka. Atau berguna untuk cita-cita mereka. 

Akan tetapi, seorang anak dengan imajinasi yang berlebihan hingga tak terkendali dapat mengalami gangguan dalam hidupnya. 

Pada tahun 2006, sutradara asal Meksiko, Guillermo del Toro, menunjukkan kisah sedih seorang anak yang tidak bisa lepas dari imajinasinya. 

Dalam film lawas Pan's Labyrinth (El laberinto del fauno) (2006), kita akan bertemu dengan Ofelia (Ivana Baquero) di Spanyol tahun 1944. Ia adalah seorang anak perempuan Spanyol yang memiliki ketertarikan pada dunia fantasi. 

Ofelia memiliki seorang ibu yang sedang hamil, Carmen (Ariadna Gil). Namun kehamilannya itu membuatnya sangat sakit. 

Mereka harus berpindah rumah karena ayah tirinya, Kapten Vidal (Sergi Lopez). Seorang kapten tentara yang kejam, dingin dan sadis. 

Kapten Vidal dan kelompok polisinya adalah prajurit Spanyol era Francoist - era dimana Spanyol dipimpin oleh pemerintah yang diktator. Mereka diperintahkan untuk mencari dan menghabisi para pemberontak. 

Di rumah baru mereka, Ofelia dan ibunya mendapatkan bantuan dari pembantu serta perawat baru mereka, Mercedes (Maribel Verdu). Padahal Mercedes sebenarnya adalah mata-mata kelompok pemberontak. 

Pada malam hari, Ofelia bertemu dengan sosok faun atau peri, yang mempercayai bahwa Ofelia adalah reinkarnasi dari Putri Moanna dari Dunia Peri. Sesuai dengan buku dongeng yang dibaca oleh Ofelia. 

Putri Moanna yang penuh dengan keingintahuan pergi ke dunia manusia, namun sinar matahari membutakannya dan menghapus ingatannya. Membuatnya menjadi manusia biasa dan mati seperti manusia biasa. 

Namun ayahnya, sang raja, percaya bahwa roh putrinya akan kembali. Maka ia membangun labirin di sepenjuru dunia sebagai portal yang menantikan kedatangan anaknya. 

Faun tersebut memberikan Ofelia buku dan tiga tugas yang perlu dipenuhi oleh Ofelia, agar ia dapat kembali ke kerajaannya. Setiap tugas tersebut tingkat bahayanya makin meningkat pula. 

Seiring berjalannya waktu untuk Ofelia menyelesaikan tugas-tugasnya, penyakit Carmen semakin parah. Ditambah Kapten Vidal semakin protektif dan awas terhadap gerak-gerik orang-orang disekitarnya, termasuk Ofelia. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore