
Nurhayati Abdul Azis - Presiden Komisaris JQ Composey & IRCOMM bersama Isra Ruddin - President Director & CEO JQ Composey sedang melihat mock up tanda hari jadi JQ COMPOSEY yang ke-5. (Istimewa)
JawaPos.com - Music publisher JQ Composey telah mengambil peran penting dalam melindungi hak cipta melalui kolaborasi luas dengan platform digital global seperti META (Facebook, Instagram, WhatsApp), TikTok, Google, YouTube, ByteDance, dan berbagai mitra strategis lainnya.
Untuk menjangkau audiens dunia, mereka membuka akses lebih luas bagi karya musik Indonesia dengan bekerjasama serta menjadi anggota dari Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia/WAMI dan Asosiasi Prakarsa Antar Musik Publishing Indonesia/PAMPI. Ini dilakukan untuk memperkuat posisi legal dan professional dalam lanskap industri hak cipta musik dengan memperkuat jaringan pengelolaan musik yang kredibel dan berkelanjutan.
Dalam acara pertemuan dengan media di The Langham Hotel Jakarta, JQ Composey menyampaikan refleksi dan arah masa depan perusahaan sebagai bagian integral dari ekosistem industri kreatif Indonesia. Anak perusahaan dari PT. Ircomm Norton Capital ini menegaskan kembali komitmennya sebagai mitra strategis bagi para pencipta lagu di Indonesia.
Isra Ruddin selaku President Director & CEO, JQ Composey & Ircomm Group memercayai peran publisher musik saat sekarang bini lebih dari sekadar administratif belaka.
"Dalam perjalanannya, JQ Composey menjadi salah satu perusahaan music publishing yang aktif. Kami telah mengelola lebih dari 500 judul lagu dari berbagai pencipta lagu di tanah air," ujarnya.
"Publisher harus bisa menjadi jembatan antara karya dan nilai, antara pencipta dan dunia. Visi kami adalah membangun sistem pendampingan yang mendalam, memberdayakan kreator dari hulu ke hilir dari proses kreatif hingga ke akses distribusi global dan sebagai penghubung antara karya, teknologi, dan peluang pasar," sambungnya.
Ke depannya, lanjjut Isra, pihaknya akan lebih memastikan bahwa setiap lagu tidak hanya terdengar, tetapi juga dihargai sebagaimana mestinya.
"Semangat kami tetap sama sejak awal, yaitu menjadi rumah yang aman bagi para pencipta lagu. Kami bukan sekadar pengelola karya, melainkan mitra strategis bagi para pencipta lagu," katanya.
Isra juga mengungkapkan bahwa 5 tahun terakhir adalah bukti bahwa pendekatan profesional dan kolaboratif berbasis teknologi mampu memperkuat posisi pencipta lagu dalam lanskap industri musik digital yang terus berubah.
"Komitmen kami tetap sama yakni tetap memfasilitasi, menjaga, dan memperluas ruang ekspresi para pencipta lagu, dari Indonesia untuk dunia," tegas Isra.
Sementara itu, Nurhayati Abdul Azis selaku Presiden Komisaris JQ Composey & Ircomm Group, mengungkapakan selama lima rahun perjalanan JQ Composey tentu bukan tanpa tantangan.
"Kami ucapkan terima kasih khususnya pada para pencipta lagu atas kepercayaan yang telah diberikan hingga saat ini kami telah mengelola lebih dari 500 lagu. Kami mengapresiasi semua mitra yang telah tumbuh bersama kami sejak awal," ucap Nurhayati.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
