
Poster film Kiblat.
JawaPos.com–Baru-baru ini, warganet khususnya tokoh-tokoh Islam di Indonesia dibuat geram oleh film garapan Leo Pictures berjudul 'Kiblat' yang promosinya tengah berseliweran di berbagai media seperti sosial.
Film layar lebar tersebut menuai banyak sekali kontroversi bahkan sebelum tayang. Bahkan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, KH Cholil Nafis pun turut memberi kritik tajam.
Dilansir dari akun Instagram pribadinya @cholilnafis, pada Senin (25/3), Ketua MUI Bidang Dakwah itu mengomentari terkait poster film yang dianggap melenceng.
Dalam poster promosi film Kiblat itu, terlihat ada seorang perempuan yang digambarkan sedang melakukan salah satu gerakan salat yakni posisi rukuk.
Yang membuat poster itu menuai banyak kritikan adalah, karena tubuh orang yang sedang rukuk itu digambarkan menghadap kiblat namun wajahnya yang justru menghadap ke arah berlawanan kiblat.
"Saya tak tahu isi filmnya maka belum bisa komentar. Tapi gambarnya seram. Kok judulnya kiblat ya. Saya buka-buka arti kiblat hanya ka’bah, arah menghadapnya orang-orang salat," tulis KH Cholil Nafis melalui akun Instagram pribadinya.
"Kalau ini benar sungguh film ini tak pantas diedar dan termasuk kampanye hitam terhadap ajaran agama maka film ini harus diturunkan dan tak boleh tayang," lanjutnya.
Lebih jauh, menurutnya, film besutan sutradara Bobby Prasetyo tersebut menggunakan promosi yang sangat sensitif dan kontroversial. Sebab, judul kiblat tersebut justru mendiskreditkan agama.
"Seringkali reaksi keagamaan dimainkan oleh pebisnis untuk meraup untung materi. Yang gini tak boleh dibiarkan harus dilawan," tuturnya.
Untuk diketahui, film tersebut merupakan hasil garapan Leo Pictures yang bekerja sama dengan Legacy Pictures dan 786 Production. Rencananya, film tersebut akan ditayangkan pada tahun ini.
Film tersebut kian jadi sorotan karena melibatkan aktor dan aktri yang tak kaleng-kaleng, seperti ria Ricis, Hana Saraswati, Arbani Yasiz, Yasmin Napper, dan Dennis Adhiswara.
Film Kiblat sendiri bercerita tentang seorang perempuan bernama Ainun. Dimana, ayahnya yang ia panggil abah telah meninggal, dan Ainun ingin mengenal lebih jauh mengenai sang abah.
Namun Ainun tak tahu jika semasa hidupnya, sang abah justru menyebarkan sebuah ajaran. Karena ingin mengenal lebih jauh mengenai abahnya, Ainun pun masuk ke ajaran tersebut di desanya.
Dari sanalah pengalaman mistis dan kejadian janggal berupa teror oleh makhluk tak kasat mata pun mulai dialami Ainun. Bahkan, Rini dan Bagas dua sahabatnya pun mengalami berbagai kejadian serupa.
Seperti kejadian berpindah kiblat saat salat yang dialami oleh Bagas. Alhasil, Rini dan Bagas pun semakin merasa kampung halaman Abah Ainun terasa aneh, seperti tidak ada azan padahal di kampung tersebut terdapat sebuah masjid.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
