Deva Mahenra dalam peluncuran Film Kisah Tanah Jawa.
JawaPos.com – Di proyek terbarunya, film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul, Deva Mahenra melakoni sejumlah adegan ekstrem yang sebelumnya tak pernah dilakukan. Yang paling menarik adalah ketika dirinya terkapar di liang lahad dengan kondisi seluruh tubuhnya dibalut kain kafan.
Adegan itu rupanya dilakoni Deva tanpa menggunakan pemeran pengganti. ’’Iya. Saya rehaban di situ, dikafani, dibungkus sudah kayak lemper,’’ kata pemeran tokoh Hao itu saat konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (13/9) malam.
Untung, suami Mikha Tambayong itu tidak memiliki fobia terhadap ruangan sempit atau sesuatu yang berhubungan dengan kuburan. Sehingga Deva tidak merasakan kekhawatiran hingga ketakutan yang akut. ’’Untungnya tuh nggak ada claustrophobic,’’ ucapnya.
Walaupun sebetulnya Deva nyaris terhanyut dengan suasana di dalam kubur. Sebab, dia dikubur sendirian tanpa ada seorang pun yang menemani. Pemain dan kru yang lain berada di atas dengan kesibukan masing-masing.
Adegan itu diambil berulang-ulang demi mendapatkan hasil maksimal. Dan, dilakukan di area pemakaman asli. ’’Ada momen silent memang pas menunggu untuk take. Jadi, sempat ada momen di mana saya hampir terbawa, terlena sama suasana itu,’’ tuturnya.
Menyiasati itu, Deva berusaha mengontrol pikirannya untuk tetap berpikir positif. Juga, mencoba tetap berkomunikasi dengan apa pun supaya tidak kehilangan fokus. Sebab, jika tidak, dia bakal mengalami sesuatu yang tak diinginkan. Misalnya, kesurupan.
''Saya menjaga interaksi dengan sekitar. Akting itu kan emosi yang jujur, tapi situasi palsu. Jadi, saya tetap coba untuk sadar bahwa situasi ini palsu. Nggak pengin kosong deh pokoknya (pikiran, Red),’’ jelas Deva.
Di film tersebut, Deva dipasangkan dengan Della Dartyan yang berperan sebagai Rida. Aktris 33 tahun itu menuturkan, cerita yang diangkat di film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul sangat relate dengan kehidupannya.
Sebab, Della lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Demangan, Jogjakarta. Sama dengan latar belakang daerah yang digunakan sutradara Awi Suryadi untuk film garapannya ini. ’’Aku udah dengar kisah ini waktu kecil. Ini kayak urban legend gitu,’’ ujarnya.
Dia bercerita, semasa kecil, warga di kampungnya tak pernah berani keluar rumah selepas magrib. Sebab, mereka termakan mitos bahwa siapa pun yang masih berkeliaran di atas pukul 18.00 bakal didatangi dedemit di rumahnya. ’’Mereka takut diketuk pintunya. Jadi, ketika proyek ini muncul, saya senang sekali bisa bekerja sama dan turut andil,’’ papar Della.
Film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul diadaptasi dari kisah nyata yang dialami Hao, yang memiliki kemampuan retrokognisi atau melihat peristiwa dari masa lalu. Dengan kemampuan tersebut, Hao membantu mencari siswa SMA yang diculik secara misterius oleh pocong gundul.
Dalam misinya itu, Hao ditemani oleh Rida. Setelah berhasil menyelamatkan Sari, teror pocong gundul justru berpindah menghantui Hao. Film Kisah Tanah Jawa yang diproduksi oleh MD Pictures bisa ditonton di bioskop mulai 21 September mendatang.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
