Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Maret 2021 | 03.56 WIB

Menjadi Member JKT48 Pascarestrukturisasi itu Tidak Mudah

Dari kiri: Christy, Shani, Feni, Gracia, dan Zee usai memasang cover single Cara Ceroboh untuk Mencinta di Teater JKT48. (DentsuXentertainment) - Image

Dari kiri: Christy, Shani, Feni, Gracia, dan Zee usai memasang cover single Cara Ceroboh untuk Mencinta di Teater JKT48. (DentsuXentertainment)

JawaPos.com – Grup idola JKT48 baru saja merilis single terbaru yang berjudul Cara Ceroboh untuk Mencinta (Darashinai Aishikata), Selasa (16/3). Untuk kali pertama dalam sejarah single JKT48, lagu tersebut dinyayikan oleh seluruh member yang kini berjumlah 33 gadis. Mereka adalah member yang bertahan dari restrukturisasi JKT48.

Saat merilis Cara Ceroboh untuk Mencinta di Teater JKT48, manajemen menyebut single itu menjadi pertanda lahirnya era baru dengan formasi 33 member. Setelah ini, banyak hal baru di JKT48. Seperti struktur Tim J, KIII, dan T ditiadakan sementara, dan Academy Class A juga ditutup sementara waktu.

Seperti diberitakan, JKT48 ikut kena dampak dari pandemi Covid-19. Bahkan stakeholder dan manajemen sempat berdiskusi untuk membubarkan JKT48. Puncaknya, pada 28 Februari, sebanyak 26 member terpaksa diluluskan dari JKT48. Situasi saat ini, tidak mudah bagi member yang masih bertahan.

Shania Gracia mengakui, banyak tekanan yang dirasakan member saat ini. Dia dan semuanya member merasa sedih karena berpisah dengan teman-temannya. Gracia menegaskan, tidak ada yang mau dengan kondisi saat ini. ’’Kami juga merasakan hal yang berat, dan merasakan banyak tekanan,’’ tuturnya, Selasa (16/3).

Apa yang terjadi saat ini, kata Gracia, membuatnya merasakan bagaimana awal JKT48 muncul. Setelah ini, tidak adalagi tiga tim yang bisa membuat member bergantian untuk tampil di tengah padatnya jadwal. ’’Sekarang, kami-kami juga. Latihan setiap hari, dan ikut event juga,’’ terangnya.

Member JKT48 punya misi yang lebih besar. Yaitu menjadi ikon untuk tidak menyerah. Itu yang membuat member berjuang dan bekerja lebih keras untuk bisa memberikan energi serta semangat bagi para fans. Saat ini mereka sedang berlatih keras untuk mempersiapkan setlist baru, bahkan tanpa libur satu hari pun.

Shani Indira Natio menambahkan, 33 member ini menjadi ujung tombak JKT48. Ada yang bilang member JKT48 saat ini enak karena lolos dari restrukturisasi. Tapi, kata Shani tidak semudah itu.

’’Kami diberi tanggung jawab, menjadi ujung tombak untuk mempertahankan grup ini. Itu tantangan terberat,’’ terang Shani.

Azizi Asadel dan Angelina Christy yang mewakili generasi muda JKT48 saat press conference lagu Cara Ceroboh untuk Mencinta juga merasakan itu. Azizi yang akrab disapa Zee bilang, akan meningkatkan kualitas dan performa. Mengembangkan apa yang sudah dipelajari, supaya standar bisa naik.

’’Supaya fans dan teman-teman yang tidak lagi di JKT48 merasa semua ini tidak sia-sia,’’ kata ya. Dia ingin agar teman-temannya yang terkena dampak restrukturisasi bisa bangga dengan 33 member bertahan. Sebab, di tangan para penerus, JKT48 bisa makin baik.

Christy juga bilang akan berusaha keras. Sebab, dia dan 32 member lainnya sudah diberi kesempatan untuk tetap di JKT48. Dia sadar betul, posisinya saat ini diiringi tanggung jawab yang makin besar. Christy juga tak mau kalau teman-temannya yang sudah tidak di JKT48 menyesal.

’’Kami juga nggak mau teman-teman yang sudah keluar ngerasa kenapa aku keluar kalau (JKT48) gini. Kami harus meyakinkan kalau pengorbanan mereka nggak sia-sia. Kami bisa membawa JKT48 bisa lebih bersinar dan terus bersinar. Kami akan melanjutkan perjuangan mereka,’’ ucapnya.

GM Teater JKT48 Melody Nurramdhani Laksani berharap, 33 member bisa membawa JKT48 bisa lebih baik. Single baru Cara Ceroboh untuk Mencinta diharapkan bisa menjadi titik balik. Itulah kenapa, dibawakan oleh seluruh membernya. ’’Ini konsepnya belum pernah dibawakan. Memberikan sesuatu yang baru dan fresh,’’ katanya.

Baca Juga: Cara Ceroboh untuk Mencinta, Single JKT48 yang Dinyanyikan 33 Member

Dia menambahkan, pascarestrukturisasi JKT48 tetap menggunakan tagline One. Belum ada rencana mengganti dengan yang lain meski menggaungkan era baru. ’’Sejauh ini tetap One, karena kami harus jadi kesatuan di kondisi sulit ini. Harus tetap bersama-sama,’’ terang Melody.

https://www.youtube.com/watch?v=5V19CBzU9nk

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore