
Photo
JawaPos.com – Gabryela Marcelina pernah menorehkan capaian manis pada event pemilihan member (Senbatsu Sousenkyo/SSK) single ke-20 JKT48 pada 2018. Saat itu, dia berhasil finish di urutan 16. Pencapaian yang luar biasa karena pada malam pengumuman di Jogjakarta itu, status Aby bukan member Tim J, KIII, atau T. Namun, siswi akademi JKT48 kelas A.
Member yang biasa disapa Aby itu punya kesempatan yang sama untuk mengulang kesuksesan 2018. Sebab, pada pengumuman tahap pertama pemilihan member untuk single original JKT48, Aby berhasil berada di urutan 5 dengan perolehan 5.138 suara. Apakah Aby bisa mengulang kesuksesaan tahun lalu di Senbatsu Sousenkyo 2019? berikut wawancara dengannya.
Tahun lalu, kamu secara mengejutkan bisa finish di tim Senbatsu (16 besar). Target kamu pada senbatsu sousenkyo 2019 apa?
Bicara soal target, tentu secara personal memiliki target yang cukup tinggi. Target aku tahun ini ingin lebih tinggi dari 2018.
Apakah ada beban tersendiri karena tahun lalu hasilnya sudah bagus?
Ketika memiliki target tinggi, pasti sudah tahu ada beban yang makin besar juga. Apalagi, di pemilihan tahun ini akan membawakan single original, semua member pasti mau. Tapi, apapun itu harus tetap usaha dulu agar hasilnya lebih baik dari tahun lalu.
Apa yang membuat Aby yakin, bahwa hasil final bisa lebih baik dari tahun lalu.
Aku percaya fans aku bisa membuat Aby berada di posisi lebih baik di tahun ini. Sebab, fans masih mau berusaha dan berjuang buat aku. Aku yakin karena mereka juga yakin. Jadi, sama-sama aku dan fans berjuang bareng.
Apa nilai jual Aby pada tahun ini yang tidak ada pada tahun lalu?
Nilai jual di setiap tahun pasti berbeda dan bertambah ke arah yang lebih baik. Pastinya makin positif. Tahun ini tagline aku #Saby, sesuai dengan konten yang sudah aku buat dari tahun lalu. Aku share konten tentang kegiatan seperti jalan-jalan, outfit of the day (ootd), hingga tips make up. Itu yang membedakan dari tahun lalu. Interaksi sama fans juga akan lebih rutin.
https://www.instagram.com/p/B3T2hInleK-/?utm_source=ig_web_copy_link
Siapa yang menjadi saingan terberatmu?
Saingan terberat di tahun ini adalah diri aku sendiri. Karena aku harus bisa menunjukan bahwa diri aku layak untuk ada di posisi senbatsu sousenkyo tahun ini.
Strategimu akan seperti apa supaya posisi bisa lebih baik?
Pastinya interaksi dengan fans. Lewat handshake misalnya, perform di teater, dan buat konten #Saby yang menarik.
Apa yang menarik dari Senbatsu Sousenkyo tahun ini dibanding 2018?
Persaingannya cukup mengejutkan. Termasuk posisi yang aku dapatkan di pengumuman tahap satu ini. Yang bikin menarik, single yang dibawakan nanti original. Sesuatu yang diinginkan tidak hanya dari member, tetapi juga fans. Makin menarik karena banyak adik-adik aku yang masuk ke jajaran top 32.
Banyak member yang tahun lalu mendapat posisi bagus di senbatsu sousenkyo memutuskan untuk graduate, apa efeknya buatmu nanti?
Soal ada yang graduate, sebenarnya sama seperti ketika seseorang memutuskan mimpinya untuk di jalan lain. Sebab, mimpinya disini sudah tercapai. Pasti akan ada seseorang yang memiliki mimpi untuk mengisi posisi tersebut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
