
tampilan situs DramaFever
JawaPos.com - Kabar buruk bagi pencinta drama Korea, terutama yang sering menonton melalui situs DramaFever. Pasalnya, situs streaming video drama Korea milik Warner Bros tersebut telah resmi ditutup.
Melansir Koreaboo, pada Selasa (16/10), perusahaan mengumumkan, layanan yang khusus memberikan tayangan drama Korea dan program Asia itu tidak akan beroperasi lagi karena alasan bisnis.
"Hari ini, Warner Bros Digital Network akan menutup layanan DramaFever OTT karena alasan bisnis dan pasar yang telah berubah dengan cepat untuk konten drama Korea dalam pokok pemrograman layanan," ujar pihak DramaFever.
Ia melanjutkan, Warner Bros Digital Labs yang mencakup lebih dari dua per tiga tenaga kerja DramaFever akan terus beroperasi sebagai mesin teknologi di balik banyak operasi WBDN.
Saat itu juga, situs tersebut secara resmi langsung ditutup setelah sembilan tahun menyediakan layanan streaming untuk tayangan Korea, Tiongkok, dan Jepang.
Menurut sebuah sumber, biaya lisensi untuk drama Korea telah meningkat pesat. Terutama karena munculnya para pemain SVOD yang lebih besar seperti Netflix dan Amazon. Penayangan yang semula USD 800 ribu saat ini akan menelan biaya hingga USD 1 juta per musim.
Ditutupnya DramaFever merupakan hasil dari pembentukan WarnerMedia setelah Time Warner diakusisi oleh AT&T. Minggu lalu, CEO WarnerMedia mengatakan, perusahaannya akan membuat layanan hiburan streaming berlangganan yang lebih luas lagi.
DramaFever sendiri berdiri sejak 2009 dan diakuisisi oleh Warner Bros pada 2016 dari grup Softbank Jepang. Mereka menawarkan layanan streaming gratis serta opsi bebas iklan sebesar USD 4,99 per bulan di lebih dari 13 ribu episode, dari 60 konten mitra di 12 negara. Diperkirakan, DramaFever memiliki hingga 20 juta penonton.
Konten yang dimuat di situs ini mulai dari berbagai drama Korea hingga acara televisi di Asia, dan film-film Asia yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa. Di antaranya adalah bahasa Inggris, Spanyol, dan Portugal.
Selamat tinggal DramaFever!

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
