Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Juni 2018 | 00.41 WIB

Semangat dari Kinal: Sekarang Waktunya Wajah Baru JKT48 untuk Tampil

Tepat pada 1 Juli, Devi Kinal Putri tak lagi mengenakan seragam JKT48. Dia menjadi staff untuk menjadi Kepala Sekolah JKT48 Academy - Image

Tepat pada 1 Juli, Devi Kinal Putri tak lagi mengenakan seragam JKT48. Dia menjadi staff untuk menjadi Kepala Sekolah JKT48 Academy

JawaPos.com – Pada 1 Juli nanti, Devi Kinal Putri resmi menanggalkan seragam JKT48 karena sudah lulus. Pada tanggal itu juga, JKT48 yang baru melalui konsep Reboost secara resmi berjalan. Para member yang lebih baru harus siap memikul nama besar JKT48 yang sudah dibangun sejak 2011.


Setelah lulus, Kinal akan menjadi Kepala Sekolah JKT48 Academy. Tempat untuk mendidik para gadis yang ingin mengejar mimpi menjadi idola. Bersama Melody Nurramdhani Laksni, Kinal akan bekerja di balik layar untuk membesarkan grup idola itu.


Pada event kelulusannya, Rabu (27/6) malam, Kinal memberikan semangat kepada member yang lebih baru melalui sebuah surat. Isinya, supaya tidak menyerah dan tidak mengkhawatirkan masa depan JKT48 tanpa member generasi pertama yang kini tinggal enam member yakni Gaby, Shania, Beby, Ayana, dan Frieska. Sebab, para senior sudah mengajarkan banyak hal.


Ini surat yang dibacakan Kinal saat konser kelulusan Forever Jeanne D’Arc:


Selamat malam semuanya. terimakasih semuanya yang hari ini bisa datang ke Graduation Event Kinal, Forever Jeanne D’Arc.


Sungguh tak menyangka, hari ini adalah hari terakhir aku melaksanakan event sebagai member JKT48. Jadi ingin kembali (untuk) ingat 2011, 7 tahun yang lalu saat aku mengikuti JKT48. Aku pikir dulu semua tak sesulit ini. Ternyata salah. Untuk menjadi seorang Idol di grup ini bahkan sangat susah. Harus pintar, banyak yang doain, dan tentu saja beruntung.


Apalagi awalnya aku bukan member top di JKT48. Bukan yang menari di depan. Member terpilih pun bukan. Jadi aku selalu berusaha lebih keras, karena aku sampai di sini itu susah. Waktu itu aku masih SMA, harus tiap hari pulang pergi Bandung-Jakarta. Sebagian besar masa sekolah aku habis di jalan tol.


Tapi aku tau, aku sih bakal sukses di sini. Mau pas lagi terpuruk atau gimanapun. Karna aku orangnya selalu apa-apa kepikiran jadi aku selalu tanemin di otak aku bahwa aku akan sukses. Aku harus sukses.


Menurut aku kadar sukses itu setiap orang berbeda-beda. Aku melihat sukses itu adalah membahagiakan orang lain. Di saat kalian membahagiakan orang lain itu kalian akan mendapatkan berlipat-lipat hadiah dari yang di atas.


Aku ingat saat-saat aku berambisi di awal JKT48. Aku mau ikut semuanya. Mau bisa semua. Mau melakukan semuanya. Terus tiba-tiba ditunjuk untuk jadi kapten pertama di Tim J. Dari yang sangat ambisius untuk diriku, aku belajar menjadi ambisius untuk menolong. Karena jadi pemimpin itu bukan selalu harus memberi perintah, tapi menolong juga. Tim J dan Tim KIII.


Sebenarnya aku tahu, aku memang bukan orang yang bisa menyampaikan apa yang aku maksud dengan baik. Mungkin banyak sekali orang yang tak mengerti maksud aku dan mereka malah jadi sedih. Tapi aku sebenernya berniat baik. Maka dari itu aku mau ucapin makasih buat Tim J dan Tim KIII yang sudah membantuku saat menjadi kapten. Terima kasih karena kita bersama-sama bisa menjadi tim yang solid di JKT48.


JKT48 yang baru bukanlah JKT48 yang lama. Kami sudah 7 tahun berada di Indonesia dan sekarang adalah waktu yang tepat bagi wajah-wajah baru JKT48 untuk tampil. Aku harap nama JKT48 akan selalu ada dan semakin melegenda. Sister grup pertama di luar Jepang dan juga idol grup pertama sekaligus nomor 1 di Indonesia.


Terima kasih untuk semua staf-staf yang sudah membantuku berubah dari anak kecil sampai bisa mejadi dewasa. Kalian itu hebat, kalian itu harus ingat bahwa tanpa kalian kami nggak mungkin bisa sampai di sini. Sebagai orang tua ke dua kami, kalian sudah melakukan hal yang mulia. Terima kasih dan maaf jika ada salah-salah.


Untuk semua member JKT48, selama ini mungkin banyak dari kalian yang merasa belum siap untuk ditinggal senior-senior. Tapi kalian harus ingat bahwa kita sudah mengajarkan semua hal yang kalian harus tahu di JKT48. 


Di speech Sousenkyo aku tahun lalu, aku pernah bilang bahwa wajah generasi lama tidak akan menurunkan standar performance dan usaha kami. Oleh karena itu, generasi baru harus semangat. Kalian jangan hanya mengikuti apa yang sudah seniornya lakukan. Kalian harus melampauinya. Kalau tembok senior di JKT48 saja nggak bisa dilalui, kalian nggak akan bisa naik di luar.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore