
Dari kiri: Lala, Ayana, Zara, dan Jinan usai pertunjukan hari pertama setlist Tunas di Balik Seragam, Minggu (1/9) di Teater JKT48. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
JawaPos.com - Minggu (1/9) jadi hari istimewa bagi Lala. Bukan hanya karena timnya, yakni Tim T JKT48 menampilkan setlist original pertamanya yang berjudul Seifuku no Me (Tunas di Balik Seragam). Lebih dari itu. Member pemilik nama Nabila Yussi Fitriana itu dipercaya menjadi center dari setlist tersebut.
Menjadi center di lingkungan 48 group memang spesial. Termasuk, untuk setlist teater. Berada di tengah dari 16 member yang tampil membuat posisi itu menjadi sangat strategis dan vital. Fans bisa dengan mudah melihat sosok idolanya karena tidak terhalang member lain.
Makin istimewa karena Lala tampil menjadi center setlist teater saat usianya di JKT48 belum genap satu tahun. Untuk informasi, gadis 18 tahun itu diperkenalkan sebagai member generasi ke-7 JKT48 pada handshake festival single Everyday Kachuusha/Uza pada 27 September 2018.
Apakah Lala menjadi center karena kebetulan member Tim T banyak yang akan lulus? Kapten Tim T Ayana Shahab memastikan tidak sesederhana itu. Menurut Ayana, ada banyak alasan memilih gadis kelahiran Lampung, 29 Desember 2000 itu menjadi center.
Photo
Ayana, Lala, Zara, dan Jinan saat membuka tirai poster setlist baru Tim T yang berjudul Tunas di Balik Seragam (Seifuku no Me) di Teater JKT48, Minggu (1/9). (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
Kata Ayana, kemampuan Lala yang menonjol sudah terlihat saat dia perform di setlist Te Wo Tsunaginagara (Sambil Menggandeng Erat Tanganku, setlist Tim T sebelum Tunas di Balik Seragam). Lala yang sebelumnya berada di JKT48 Akademi Kelas A, menjadi backup Tim T.
"Meski dari generasi ke-7, tapi performanya sudah bagus banget," tutur Ayana. Informasi itu diperkuat dengan pendapat fans dan juga staff. Menurutnya, banyak fans yang menaruh harapan kepada Lala untuk diberi kesempatan lebih.
"Ketika perform bareng memang tidak bisa melihat secara langsung. Staff dan fans bilang Lala bagus dan bisa jadi center," ungkap Ayana.
Tidak hanya itu, Ayana yang merupakan member generasi pertama JKT48 juga mengagumi suara Lala. Menurut Ayana, suara Lala itu idol banget. Dia makin kagum karena saat geladi resik setlist Tunas di Balik Seragam, Lala sudah hafal.
"Kalau geladi resik, awalnya suka nyontek lewat handphone. Tapi, dia (Lala) nggak. Dari hal kecil sudah keliatan dia niat," ucap Ayana.
Photo
Adhisty Zara (depan) yakin bahwa Lala bisa menjadi center yang baik bagi Tim T. (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)
Adhisty Zara nyeletuk. Bukan tidak mungkin jika Lala nantinya menjadi center JKT48. Member JKT48 yang membintangi film Dilan, Keluarga Cemara, Dua Garis Biru, hingga Ratu Ilmu Hitam itu juga menjadi saksi bagaimana Lala sangat serius di JKT48.
’’Dari latihan sudah kelihatan niat. Saat latihan vokal juga. Seriusnya itu yang bisa bikin kami percaya (Lala bisa menjadi center),’’ katanya.
Zara juga bilang, meski di Tim T nanti banyak yang graduate, fans tak perlu risau. Sebab, manajemen pasti menyiapkan yang terbaik sebagai pengganti. ’’Siapapun itu, manajemen juga tidak akan asal pilih. Akan dipilih siapa yang cocok untuk menggantikan kami,’’ terang Zara. Seperti diketahui, Zara juga salah satu member Tim T yang sudah mengumumkan kelulusan.
Selain Ayana dan Zara, Jinan juga bersuara terkait Lala yang dipercaya menjadi center setlist teater Tim T Tunas di Balik Seragam. Menurutnya, Lala pantas menjadi center karena melakukan sesuatu di JKT48 dari hati dan ikhlas. Apalagi, performa dan dance-nya bagus.
’’Nggak sepeti anak baru. Suaranya bagus. Idol banget. Member baru biasanya lama hafalnya. Tapi, Lala nggak seperti itu,’’ kata Jinan.
Lala sendiri sempat bingung. Kenapa, dia yang akhirnya dipilih manajemen untuk menjadi center pada setlist baru Tim T. Sebab, ini bakal menjadi pengalaman pertamanya menjadi center. ’’Awalnya ngerasa, kok aku ya yang dipilih. Bisa apa nggak nanti. Aku kan baru masuk banget,’’ ujar Lala.
Namun, tugas itu tetap dia jalankan. Beruntung, para senior yang ada di Tim T memberikan dukungan penuh kepadanya. Hal itu membuat Lala bersemangat. ’’Kami sama-sama punya keinginan membuat Tim T yang sudah bagus, menjadi makin bagus,’’ ucapnya bersemangat.
https://www.instagram.com/p/BxrD_wRhRMx/?utm_source=ig_web_copy_link

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
