
Fans JKT48 ketika melakukan fan chant saat Summer Tour Cito, Surabaya.
JawaPos.com - Penggemar JKT48 pastinya sudah tidak asing dengan fan chant yang biasa mereka lantunkan ketika idol group tersebut tampil. Hal tersebut bersumber dari sister group JKT48 yang berasal dari Jepang yaitu AKB48. Fan chant terlebih dahulu muncul dan dilantunkan oleh para penggemar di sana.
Teriakan yang menggebu-gebu tersebut menjadi salah satu hal unik dari penggemar. Sebab, ketika JKT48 tampil dan penggemar mulai melantunkan chant banyak menarik perhatian orang sekitar.
Penggemar sebuah idol group akan meneriakkan sebuah frasa atau slogan tertentu selama pertunjukan sedang berlangsung, seperti "Taiga, Faiya, Saiba, Faiba, Daiba, Baiba, Jya Jya".
Lalu apa itu fan chant? Bagaimana sejarah munculnya? Berikut pembahasan mengenai sejarah munculnya fan chant yang kerap diteriakkan oleh penggemar.
Melansir Idol Ground pada Minggu (30/7), teriakan penggemar telah menjadi sebuah bagian dari pertunjukkan idol group di Jepang sejak tahun 1980. Asal mula fan chant berasal dari budaya otagei yang cukup populer di Jepang, budaya tersebut merupakan sebuah tarian berenergi dan selaras yang dilakukan oleh penggemar selama pertunjukan idolanya berlangsung.
Otagei juga merupakan cikal bakal munculnya wotagei yang terkenal di kalangan penggemar idol group. Wotagei merupakan sebuah tarian dengan menggunakan light stick yang dilakukan oleh penggemar.
Teriakan dan pembakar semangat yang dilakukan oleh penggemar untuk idolanya tersebut telah berkembang pesat dan banyak sekali fan chant kreatif yang lahir dari mereka untuk idol group favoritnya.
Fan chant memiliki sebuah peran penting, karena para penggemar akan saling menciptakan kebersamaan untuk selalu mendukung idolanya. Hal tersebut sama dengan suporter bola ketika meneriakkan yel-yel yang sama secara serempak untuk mendukung kesebelasan yang mereka cintai.
Rasa kebersamaan dan solidaritas yang dirasakan oleh penggemar untuk selalu bersemangat dalam mendukung grup idolanya merupakan salah satu alasan mereka bersedia untuk menyisihkan uang dan waktu.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
