
Situasi balap MotoGP (Dok. Instagram @motogp)
JawaPos.com – MotoGP akan memasuki era baru pada musim 2027 dengan membawa sejumlah regulasi teknis yang signifikan.
Tujuan utama dari perubahan ini adalah untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi, keberlanjutan, serta kualitas pertunjukan balap itu sendiri.
Regulasi ini mencakup aspek mesin, aerodinamika, bahan bakar, perangkat pendukung, distribusi data, serta sistem konsesi.
Berikut enam poin penting yang menjadi sorotan dalam perubahan regulasi MotoGP terbaru yang mulai berlaku tahun 2027, seperti dilansir dari laman resmi MotoGP pada Minggu (27/7).
1. Pengurangan Kapasitas Mesin dan Dimensi Teknis
Mulai 2027, kapasitas mesin akan dikurangi dari 1000cc menjadi 850cc untuk menurunkan kecepatan tertinggi. Langkah ini diambil untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi penggunaan bahan bakar.
Diameter maksimal silinder juga dikurangi dari 81 mm menjadi 75 mm, membatasi performa mesin. Mesin yang lebih kecil dan terkendali ini diharapkan semakin mendekatkan teknologi MotoGP ke dunia kendaraan jalan raya.
2. Bahan Bakar dan Kapasitas Tangki Lebih Berkelanjutan
MotoGP akan menggunakan bahan bakar berkelanjutan 100% mulai musim 2027, meningkat dari minimum 40% sejak 2024. Sebagai langkah lanjutan, kapasitas tangki bahan bakar dikurangi dari 22 liter menjadi 20 liter.
Khusus untuk balapan Tissot Sprint, jumlah bahan bakar yang boleh digunakan maksimal hanya 11 liter. Langkah ini menunjukkan komitmen MotoGP dalam mendukung pengurangan emisi karbon secara global.
3. Pembatasan Aerodinamika secara Ketat
Aerodinamika motor akan dikurangi dan dikendalikan secara ketat untuk menciptakan lebih banyak aksi salip-menyalip. Lebar fairing depan bagian atas akan dikurangi sebesar 50 mm, dan posisi moncong dimajukan sejauh 50 mm.
Di bagian belakang, komponen aerodinamika akan menjadi bagian dari proses homologasi dan hanya boleh diperbarui satu kali dalam semusim. Perubahan ini bertujuan menekan dominasi teknologi dan menonjolkan keterampilan pembalap.
4. Larangan Penggunaan Perangkat Penambah Performa

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
