
George Russell (Dok. Crash)
JawaPos.com – George Russell mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa Mercedes dalam sesi kualifikasi Grand Prix Belgia pada hari Sabtu.
Dilansir dari laman Crash pada Minggu (27/7), pmbalap asal Inggris itu hanya mampu mencatat waktu tercepat ketujuh, tertinggal hingga tujuh persepuluh detik dari peraih pole position, Lando Norris dari McLaren.
Russell menyebut hasil tersebut sebagai salah satu yang terburuk musim ini, dan menilai timnya telah mengambil langkah mundur besar menuju lini tengah.
Performa buruk ini menjadi yang terburuk bagi Russell sejak Grand Prix Monako, di mana ia gagal mencatat waktu di Q2 karena masalah mekanis.
Sementara itu, rekan setim barunya, Kimi Antonelli, mengalami hari yang lebih berat setelah tereliminasi di Q1 dan harus memulai balapan dari posisi ke-18. Ia hanya mengungguli dua pembalap Aston Martin, Fernando Alonso dan Lance Stroll.
Hasil tersebut melengkapi akhir pekan yang mengecewakan bagi Mercedes, setelah kedua pembalap mereka juga gagal mencetak poin dalam balapan sprint.
Russell dan Antonelli sama-sama memulai sprint dari luar 10 besar dan tidak mampu memperbaiki posisi secara signifikan sepanjang balapan.
Hal ini menjadi pukulan keras bagi tim yang pernah mendominasi Formula 1 selama era turbo-hybrid.
Russell mengaku bingung dengan penurunan performa mobil Mercedes di Spa-Francorchamps, sirkuit yang tahun lalu membawa kemenangan bagi Lewis Hamilton.
Pembalap berusia 27 tahun tersebut menyatakan bahwa tim harus segera menemukan akar masalah, terutama karena awal musim menunjukkan potensi yang lebih baik.
"Kualifikasi ini jelas buruk. Kami tertinggal jauh, dan kami harus pahami penyebabnya," ujar Russell.
Sejak Grand Prix Imola, performa Mercedes memang menurun drastis. Hasil finis 1-3 di Kanada tampak seperti anomali dibandingkan tren yang terjadi di balapan lainnya.
Akibat penurunan ini, Ferrari kini berhasil merebut posisi kedua klasemen konstruktor, unggul 17 poin dari Mercedes yang terus kehilangan momentum.
Russell menjelaskan bahwa meski telah dilakukan perubahan kecil pada mobil setelah sprint, dampaknya tidak signifikan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
