
Insiden di MotoGP Catalunya yang melibatkan Johan Zarco, Pecco Bagnaia dan Luca Marini (Crash)
JawaPos.com - Para pembalap MotoGP kembali mengusulkan perubahan keselamatan di Tikungan 1 Sirkuit Catalunya setelah kecelakaan besar yang menimpa Johann Zarco pada MotoGP Barcelona 2026.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (18/5), insiden tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait tingginya risiko kecelakaan di area pengereman pertama usai start balapan. Sejumlah pembalap menilai tata letak awal perlombaan perlu dievaluasi demi mengurangi potensi tabrakan beruntun.
Kecelakaan Johann Zarco terjadi saat restart balapan ketika dirinya terlibat insiden dengan Pecco Bagnaia dan Luca Marini di Tikungan 1. Pembalap LCR Honda itu sempat tersangkut di roda belakang motor Ducati milik Bagnaia sebelum mengalami cedera pada bagian kaki.
Insiden tersebut menjadi kejadian terbaru setelah kecelakaan besar lain di lokasi yang sama pada musim-musim sebelumnya.
Beberapa pembalap sebelumnya telah menyarankan agar garis start dipindahkan lebih dekat ke Tikungan 1 guna mengurangi kecepatan motor sebelum memasuki zona pengereman. Usulan itu kembali menguat setelah Fabio Di Giannantonio menyatakan bahwa pembalap tiba di tikungan pertama dengan kecepatan sangat tinggi dan sulit menentukan titik pengereman ideal.
Menurut Di Giannantonio kesalahan kecil di area tersebut dapat berubah menjadi kecelakaan besar yang membahayakan banyak pembalap sekaligus.
Di Giannantonio menjelaskan kondisi semakin sulit karena efek turbulensi aerodinamika saat banyak motor saling berdekatan menuju tikungan pertama. Pembalap VR46 Ducati itu menilai karakter motor terasa berbeda ketika berada di antara beberapa pembalap lain dibandingkan mengikuti satu motor di depan.
Karena itu, Di Giannantonio mendukung pemindahan titik start agar rombongan pembalap bisa memasuki tikungan dengan kecepatan lebih rendah dan lebih terkendali.
Pendapat serupa juga disampaikan Joan Mir yang menilai Tikungan 1 Catalunya terlalu berisiko karena pembalap memasuki area pengereman pada kecepatan mendekati 300 kilometer per jam. Juara dunia MotoGP 2020 itu menyebut ruang untuk melakukan kesalahan sangat kecil ketika sekitar 20 motor memasuki tikungan secara bersamaan.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
