Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juli 2025 | 03.39 WIB

Jorge Martin Terlibat Sengketa Kontrak, Aprilia Bersikeras Kontrak Bertahan hingga 2026

Jorge Martin. (Crash)

JawaPos.com  Pembalap penguji Honda, Stefan Bradl, memberikan pandangannya terkait potensi dampak Jorge Martin apabila bergabung dengan tim Honda Racing Corporation (HRC).

Dilansir dari laman Crash pada Selasa (15/7), Bradl menyatakan bahwa meskipun Martin merupakan pembalap bertalenta tinggi, ia tidak yakin Martin dapat secara instan mengubah performa Honda dan membawa mereka kembali ke jalur perebutan gelar juara dunia.

Situasi Jorge Martin dengan Aprilia saat ini tengah menjadi sorotan. Sang pembalap bersama manajernya, Albert Valera, dikabarkan ingin mengakhiri kontrak dengan Aprilia lebih cepat melalui klausul pelepasan.

Martin bahkan telah menyatakan secara terbuka niatnya untuk hengkang dari tim Noale pada akhir musim ini.

Namun, pihak Aprilia memiliki penilaian berbeda. Mereka bersikeras bahwa semua syarat kontrak telah dipenuhi, sehingga Martin wajib bertahan hingga 2026.

Aprilia bahkan siap membawa sengketa ini ke ranah hukum jika diperlukan. Meski demikian, kabar terbaru dari Spanyol mengindikasikan bahwa Martin kemungkinan tetap bertahan di Aprilia setidaknya untuk musim depan.

Sementara itu, Honda masih menunggu kejelasan mengenai status kontrak Martin. Tim Jepang tersebut disebut memiliki satu tempat kosong untuk tahun 2026, karena kontrak Luca Marini akan berakhir pada akhir 2025.

Bradl mengakui bahwa Jorge Martin merupakan kandidat menarik untuk posisi tersebut, asalkan statusnya sudah jelas secara hukum.

Bradl menambahkan bahwa Honda merupakan tim yang tidak akan melakukan pendekatan terhadap pembalap yang masih terikat kontrak.

Bradl sekaligus menegaskan bahwa selama Martin belum benar-benar bebas secara resmi, Honda tidak akan mengambil langkah agresif untuk merekrutnya.

Jorge Martin sendiri baru saja kembali ke lintasan setelah absen cukup lama akibat cedera. Ia menjalani tes privat bersama Aprilia di Misano dan menyelesaikan lebih dari 60 putaran dengan motor RS-GP. Hasil tes tersebut disebut memberikan sinyal positif untuk potensi rekonsiliasi dengan Aprilia.

Martin dijadwalkan kembali ke kompetisi akhir pekan ini di Sirkuit Brno, yang menjadi balapan terakhir sebelum jeda musim panas MotoGP.

Penampilannya di Brno akan menjadi penentu penting dalam menentukan arah masa depannya, baik bersama Aprilia maupun opsi lain seperti Honda.

Baca Juga: Start dari Posisi 10, Pecco Bagnaia Manfaatkan Kekacauan dan Raih Podium di MotoGP Jerman 2025

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore