Pecco Bagnaia (Dok. Instagram @pecco63)
JawaPos.com – Pecco Bagnaia berhasil meraih posisi ketiga dalam Grand Prix Jerman 2025 setelah memulai balapan dari grid ke-10.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (14/7), pembalap Ducati itu tampil konsisten selama balapan dan mampu memanfaatkan sejumlah kecelakaan di depan untuk naik ke posisi podium.
Meski finis di belakang Marc Marquez dan Alex Marquez, hasil ini menjadi pemulihan penting setelah gagal meraih poin dalam sprint basah pada Sabtu (12/7). Namun, Bagnaia mengakui bahwa performanya belum berada di level yang ia harapkan.
Baca Juga: Fabio Quartararo Ungkap Kekecewaan Atas Kecepatan Balap Yamaha Usai GP Jerman 2025 di Sachsenring
Pecco Bagnaia menyebut bahwa ia masih perlu mengambil dua atau tiga langkah lebih maju. Ia merasa puas dengan hasil balapan, mengingat start dari posisi ke-10 bukanlah hal mudah.
Kecepatan untuk merebut podium memang sudah terasa, tetapi beberapa kesalahan dari pembalap lain turut membantunya mempertahankan posisi ketiga hingga garis finis. Meski begitu, ia menilai dirinya belum cukup kompetitif dibandingkan rekan setimnya, Marc Marquez.
Bagnaia mengungkapkan bahwa sensasi berkendara dan kecepatan dirinya tidak jauh berbeda dengan pembalap lain seperti Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Namun, ia merasa motornya kurang stabil di sektor depan, terutama saat berjuang di kelompok podium.
Dalam konferensi pers usai balapan, ia juga memuji performa Alex Marquez yang bisa menyelesaikan 30 putaran meski sedang dalam kondisi cedera. Ia mengakui sempat mencoba menekan Alex, namun tidak cukup cepat untuk menyusul.
Pecco Bagnaia juga menyoroti intensitas balapan yang sangat tinggi di belakang Marc Marquez. Menurut Bagnaia, keempat pembalap termasuk dirinya, Alex, Bezzecchi, dan Di Giannantonio memiliki kecepatan yang sangat berimbang.
Hal ini membuat pertarungan menjadi sulit, terlebih karena kondisi grip depan motor tidak stabil dan penuh risiko.
Oleh karena itu, menyelesaikan balapan tanpa terjatuh dan tetap berada di podium menjadi pencapaian tersendiri.
Dengan hasil ini, Bagnaia tetap berada di posisi tertinggal dalam perebutan gelar dunia. Ia kini terpaut 147 poin dari Marc Marquez yang memimpin klasemen sementara.
Meski peluang juara semakin berat, Bagnaia tetap yakin bahwa tim Ducati akan menemukan arah pengembangan yang tepat.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
