Luca Marini (Dok. Instagram @lucamarini10)
JawaPos.com – Luca Marini mencatat hasil terbaiknya sebagai pembalap Honda di MotoGP Jerman dengan finis di posisi keenam.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (15/7), prestasi ini terasa semakin luar biasa karena Marini datang ke Sachsenring dalam kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya.
Diketahui bahwa Luca Marini mengalami kondisi fit sekitar hanya 80% akibat cedera saat mengendarai superbike di Suzuka. Ia sebelumnya absen dalam tiga seri terakhir.
Memulai balapan dari posisi ke-15 di grid, Marini langsung tampil agresif dan berhasil naik ke posisi kesembilan di akhir lap pertama.
Meski sempat turun ke posisi ke-11, ia kembali menunjukkan konsistensinya dan bangkit hingga kembali ke enam besar saat bendera finis dikibarkan.
Keberhasilannya meraih posisi ini tidak terlepas dari strategi manajemen ban yang baik dan kehati-hatiannya menghadapi kondisi lintasan.
Beberapa pembalap terjatuh di Tikungan 1, dan Marini mengaku sangat berhati-hati agar tidak mengalami hal serupa. Marini juga menyebut kesulitan mempertahankan kecepatan saat menggunakan ban baru di awal balapan.
Mulai lap ketujuh, Marini mulai merasakan tekanan fisik pada lengan kirinya yang cedera. Hal ini memaksanya mengurangi kecepatan sejenak.
Namun, strategi ini justru menguntungkan karena ban motornya tetap prima di akhir lomba, memungkinkan Marini melakukan beberapa manuver penting untuk menyalip lawan-lawannya.
Pada putaran terakhir, Marini berhasil menyalip Jack Miller dari Pramac Yamaha dan menahan Brad Binder dari KTM untuk mengamankan posisi keenam.
Marini mengaku ingin menyalip lebih awal, tetapi keterbatasan tenaga di lengan kirinya membuatnya menunggu momen ketika kedua rivalnya kehilangan grip ban belakang.
Menurut Marini, kecepatannya berpotensi lebih baik jika fisiknya dalam kondisi 100 persen. Ia menilai dirinya bisa lebih dekat dengan Fermin Aldeguer yang finis kelima dan Fabio Quartararo yang menempati posisi keempat.
Marini juga menekankan perlunya peningkatan kecepatan satu putaran dan performa di awal balapan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
