Marc Marquez (Dok. Instagram @marcmarquez93)
JawaPos.com – Marc Marquez mengalami hari yang berat secara fisik saat menjalani sesi latihan bebas di MotoGP Belanda pada Jumat (27/6). Pembalap tim pabrikan Ducati itu mengalami dua kecelakaan berkecepatan tinggi yang menguji ketangguhannya sebagai juara dunia enam kali MotoGP.
Dilansir dari laman Crash pada Sabtu (28/6), insiden pertama terjadi pada awal sesi FP1, saat Marquez tergelincir di tikungan ke-15, sebuah tikungan kiri cepat menuju tikungan terakhir.
Marquez mengalami rasa nyeri pada tangan kiri dan siku, namun tetap mampu kembali ke lintasan dan mengakhiri sesi sebagai yang tercepat, unggul 0,313 detik dari Maverick Vinales.
Namun, nasib kurang beruntung kembali menghampiri dalam sesi Practice. Pada percobaan putaran cepat terakhirnya, Marquez kembali terjatuh kali ini di tikungan ketujuh. Ia tergelincir dan meluncur cukup jauh di area kerikil, membuatnya harus dibawa ke pusat medis untuk pemeriksaan.
Setelah pengecekan medis, Marquez dinyatakan tidak mengalami cedera serius dan diizinkan untuk tetap mengikuti rangkaian kegiatan hari Sabtu. Meski merasa kesakitan, ia bersyukur karena dampaknya tidak terlalu parah.
"Saya cukup beruntung karena tidak mengalami cedera besar," ujar Marquez.
Marquez menjelaskan bahwa ukuran batu kerikil di Sirkuit Assen cukup besar, yang menyebabkan rasa sakit signifikan saat tubuhnya terbentur setelah kecelakaan. Ia juga mengaku mengalami benturan keras di bagian siku, wajah, dan perut.
"Saat saya meluncur di kerikil dengan wajah menghadap ke bawah, rasanya sangat menyakitkan," tambahnya.
Terkait penyebab kecelakaan, Marquez menyebut bahwa ia sudah merasakan hal aneh sejak meninggalkan pit di FP1. Ia juga menggunakan ban depan yang sama dari sesi pagi untuk sesi sore, karena keterbatasan alokasi ban.
Sambil menyoroti kurangnya jumlah ban sebagai salah satu penyebab.Meski begitu, Marquez tetap berhasil lolos ke Q2 untuk sesi kualifikasi dan merasa puas dengan performa hari pertamanya.
"Terlepas dari dua kecelakaan itu, saya senang karena kami kompetitif. Fakta bahwa kami cepat di Assen adalah sinyal positif," ungkap Marc Marquez.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
