Valentino Rossi dan Casey Stoner. (Crash)
JawaPos.com – MotoGP bukan hanya tentang kecepatan dan gelar juara dunia. Dalam sejarah panjangnya, olahraga ini juga diwarnai oleh persaingan sengit antara para pembalap terbaik di generasinya.
Dari adu gengsi, perang komentar, hingga insiden di lintasan, rivalitas-rivalitas ini telah menjadi bagian penting dari narasi MotoGP.
Berikut lima persaingan paling panas yang membentuk sejarah kejuaraan balap motor MotoGP, seperti dilansir dari laman Crash pada Sabtu (26/7).
Persaingan dua pembalap Amerika ini dimulai sejak mereka membalap di kampung halaman sendiri. Saat naik ke tingkat Grand Prix, rivalitas mereka kian intens dalam perebutan gelar dunia.
Rainey lebih dominan dengan tiga gelar beruntun, sedangkan Schwantz hanya meraih satu pada 1993.
Rossi dan Biaggi merupakan dua pembalap Italia yang langsung berseteru saat Rossi naik kelas ke MotoGP. Ketegangan mereka bahkan dimulai dari insiden verbal di sebuah restoran pada 1997.
Persaingan keduanya penuh drama, baik di trek maupun dalam wawancara pers. Biaggi akhirnya mengakui, mereka terlalu banyak ‘perang kata’ ketimbang menyelesaikannya secara dewasa.
Rivalitas Rossi dan Stoner penuh adrenalin dan juga sindiran tajam. Saat Rossi pindah ke Ducati, Stoner mengkritik keras penampilannya dan menyebut ambisinya lebih besar dari bakatnya.
Insiden Jerez menjadi momen paling ikonik, di mana Rossi menjatuhkan Stoner dan kemudian meminta maaf secara publik. Stoner menganggap permintaan maaf itu tidak tulus karena dilakukan di depan kamera.
Dua pembalap Spanyol ini bersaing sejak level junior hingga MotoGP. Mereka bertarung untuk memperebutkan predikat pembalap Spanyol tercepat sepanjang masa. Banyak gesekan terjadi, bahkan Raja Spanyol pernah memaksa mereka berjabat tangan di podium.
Meski kini mereka mengenangnya dengan senyuman, saat itu tensi mereka sangat tinggi dan penuh tekanan.
Inilah rivalitas paling panas dan kontroversial dalam sejarah MotoGP modern. Bermula pada 2015, Rossi menuding Marquez sengaja membantu Lorenzo dalam perebutan gelar.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
