Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 01.41 WIB

GP Ansor Batal Geruduk Rumah Lembang, Keluarkan 5 Sikap

Basuki Tjahaja Purnama saat menemui warga Jakarta di Rumah Lembang. - Image

Basuki Tjahaja Purnama saat menemui warga Jakarta di Rumah Lembang.

JawaPos.com - Sempat hendak menggelar aksi di posko pemenangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, massa dari Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Selatan akhirnya membatalkan rencana mereka. Padahal, rencananya, Selasa (7/2) pukul 14.00 WIB mereka berkumpul di Rumah Lembang di Menteng, Jakpus.



Melalui keterangan tertulis dari Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Selatan, H.Sulton Mu'minah membenarkan bahwa aksi itu batal. Dengan pembatalan itu, ada 5 sikap yang mereka sampaikan, yakni:



1. Pimpinan cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan patuh dan ta'dzhim kepada Kiai dan Alim Ulama NU.



2. Setelah Pimpinan Cabang GP Ansor Jakarta Selatan mendengarkan nasehat dan saran dari KH. Abdul Rozak Alwi selaku Ketua PCNU Jakarta Selatan serta berkonsultasi dengan Pimpinan Wilayah GP Ansor DKI Jakarta dan Pimpinan Pusat GP Ansor untuk menahan diri agar tidak melakukan aksi "Geruduk Rumah Lembang", maka dari itu kami mematuhi nasehat tersebut.



3. Mengingatkan kembali kepada saudara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) agar selalu menjaga etika, prilaku dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang menyinggung perasaan Umat Islam sehingga merusak kebhinekaan dan perdamaian sesama bangsa Indonesia yang selama ini sudah terjalin dengan baik.



4. Pimpinan Cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan tetap pada komitmen menjaga keutuhan NKRI bersama-sama dengan TNI dan POLRI karena bagi kami "Hubbul Wathan Minal Iman" Cinta Tanah Air adalah sebagian dari Iman.



5. Pimpinan Cabang GP Ansor dan Banser Jakarta Selatan tidak bertanggungjawab apabila ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk kembali melakukan Aksi Geruduk Rumah Lembang pada hari ini.



Diketahui bahwa massa ini hendak meminta Ahok meminta maaf secara langsung di media massa mengenai sikap yang tidak pantas dilakukan terhadap Kiai Ma'ruf Amin selaku Rois Aam PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama).




Kapolsek Mampang, Kompol Syafei juga membenarkan batalnya aksi GP Ansor Jakarta Selatan melakukan 'Aksi Geruduk Rumah Lembang'. Mereka akhirnya hanya melaksanakan sholat zuhur berjamaah di Mushola Annajah, Mampang, Jakarta Selatan, dan kemudian membubarkan diri. "Iya batal, sudah bubar," kata dia. (elf/JPG)

Editor: Thomas Kukuh
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore