Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Maret 2017 | 22.57 WIB

Polisi: Tidak Benar Warga Tolak Salatkan Jenazah Nenek Hindun karena Dukung Ahok

Kombes Iwan Kurniawan - Image

Kombes Iwan Kurniawan

JawaPos.com - Belakangan tengah heboh pemberitaan jasad seorang nenek bernama Hindun binti Raisman (78) yang disebut ditolak saat hendak disalatkan di Musala Al-Mu'minun. Disebutkan pula penolakan lantaran Hindun adalah pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan, penolakan mensalatkan itu tidak benar. "Saya sudah konfirmasi sendiri ke pihak keluarga bahwa tak ada penolakan di masjid," ucap dia ketika dihubungi, Senin (13/3).

Dia lantas memaparkan, berdasarkan keterangan keluarga, nenek Hindun tak bisa disalatkan di musala itu karena keterbatasan orang. Sementara di musala hanya ada satu orang yang bisa memandikan yakni Ustaz Ahmad Syafi'i. "Jadinya terpaksa Uztad Syafi'i mesalatkan di rumah Bu Hindun," kata Iwan.

Mantan pejabat utama Bareskrim Polri ini juga berkata, polisi juga sudah berkoordinasi dengan pengurus RT, pihak masjid, warga sekitar dan pihak nenek Hindun. "Tidak ada masalah. Hanya kesalahpahaman saja sehingga tersebar di media massa," tutur Iwan.

Dia menambahkan, polisi tidak akan mengambil langkah-langkah termasuk kemungkinan adanya proses hukum. "Polisi baru bergerak jika bukti dan kasus pidana disana. Kan tak ditemukan (kasus nenek Hindun)," tutupnya.

Seperti diketahui, nenek Hindun meninggal pada Selasa (7/3) lalu. Warga Jalan Karet Karya, Setiabudi, Jakarta Selatan ini meninggal karena sakit dan faktor usianya yang sudah uzur. (elf/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore