
BERIKAN KETERANGAN: Gunawan Angka Widjaja ketika bersaksi Rabu (8/2) di PN Surabaya.
JawaPos.com – Setelah sempat ditunda dua kali, sidang perkara dugaan pencurian dokumen perusahaan dengan terdakwa Trisulowati atau yang akrab disapa Chinchin akhirnya berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (8/2). Saksi pelapor, Gunawan Angka Widjaja, akhirnya bisa dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).
Sidang yang berlangsung di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya tersebut dihadiri ratusan orang. Karena itu, peserta sidang harus berdesakan.
Dalam sidang yang dipimpin H.R. Unggul Warso Murti tersebut, ada tiga saksi yang diperiksa. Selain Gunawan, ada dua karyawan PT Blauran Cahaya Mulia (PT BCM), yakni Budi Santoso dan Bambang Supriadi. ’’Karena bapak yang melapor, jadi yang diperiksa duluan,’’ tutur Unggul kepada Gunawan.
Unggul membuka pertanyaan kepada Gunawan terkait status pernikahannya dengan Chinchin. Pria kelahiran 16 Oktober 1968 itu mengakui bahwa Chinchin masih menjadi istrinya. Meski kini keduanya menjalani proses perceraian. Setelah itu, Unggul menawarkan kepada Gunawan apakah mau mencabut aduannya. ’’Tidak yang mulia,’’ ucap Gunawan.
Dia lantas bercerita ihwal terjadinya peristiwa tersebut. Pada medio Februari–Mei 2016, kantornya di Empire Palace didatangi beberapa penagih utang. Bapak tiga anak itu mengungkapkan bahwa dirinya harus tekor sekitar Rp 5,6 miliar dan Rp 8,5 miliar dengan uang pribadi. ’’Mereka mencari Trisulowati dan Agus Suhendro (kakak kandung Chinchin),’’ tuturnya.
Dia mengaku heran karena merasa usahanya selama ini baik-baik saja. Sejak Februari dia meminta Chinchin untuk mengadakan audit. Awalnya hanya berupa keterangan lisan. Namun, karena tidak kunjung melapor, Gunawan kemudian melayangkan permintaan tertulis pada 4 Juli 2016. ’’Permintaan saya tidak pernah digubris,’’ katanya.
Dalam sidang itu, Gunawan yang mengenakan kemeja lengan panjang hitam itu lebih banyak menjawab tidak tahu. Apalagi saat kuasa hukum Chinchin bertanya. ’’Bingung saya, pertanyaannya ngalor ngidul,’’ ungkap Gunawan.
Dalam sidang itu, Hotman Paris Hutapea, pengacara Chinchin, juga membeberkan sejumlah bukti ke meja hakim. Saking banyaknya bukti, hakim meminta Hotman untuk mengakhiri pembuktian itu. ’’Cukup contoh sebagian saja, tidak perlu semua,’’ ucap Unggul.
JPU Sumantri dalam sidang tersebut juga berjanji membawa barang bukti ke sidang selanjutnya. Tujuannya, melayani permohonan Hotman agar barang bukti dikonfrontasi dengan saksi yang ada. ’’Baik, minggu depan akan kami bawa ke persidangan yang mulia,’’ paparnya.
Sidang sempat diskors selama satu jam. Pukul 18.20 sidang diakhiri dan ditunda selama sepekan. Agendanya tetap pemeriksaan saksi. ’’Kita lanjut minggu depan, ya,’’ kata Unggul. (aji/c15/git/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
