
Penumpang KRL tujuan Tangerang menyeberang manual melalui jalur crossing menuju peron 5 perlintasan Duri-Tangerang PP.
JawaPos.com - Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan pembangunan Stasiun Duri masih akan terus dilakukan. Hal tersebut terkait dengan keluhan para penumpang KRL lintas Duri-Tangerang PP yang merasa direpotkan karena perpindahan peron tunggu ke jalur 5.
"Pembangunan Stasiun Duri sebagai stasiun akhir sekaligus stasiun transit masih terus berlanjut, dan tidak berhenti dengan dioperasikannya peron jalur 5," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (30/3).
Selanjutnya, PT KAI dan PT KCI akan membangun tangga manual di peron jalur 1-2 dan jalur 5 untuk menambah fasilitas bagi pengguna saat berpindah peron. Saat ini, untuk memfasilitasi penumpang berpindah peron, pihaknya menyiapkan dua jalur penyebrangan sementara arah Stasiun Tanah abang dan Stasiun Angke.
"Sehingga tidak semua penumpang harus melalui eskalator yang tersedia di jalur 5 pada saat akan berpindah ke jalur satu dan sebaliknya," jelas Eva.
Menurutnya, kedua jalur penyebrangan atau crossing yang dijaga petugas masing-masing di ujung peron arah Tanah Abang dan ujung peron arah Angke itu sudah mulai dioperasikan sejak Kamis (29/3).
Sebelumnya, Pantauan JawaPos.com di Stasiun Duri, Jumat (30/3), penumpang tujuan Tangerang mayoritas datang dari arah Tanah Abang. Mereka diturunkan di peron jalur 1 dan harus berjalan memutar melewati jalur 3 dan 4 yang kini menjadi tempat pemberhentian KA Bandara Soekarno Hatta.
Merasa tidak puas dengan adanya crossing, salah satu penumpang tujuan Stasiun Tangerang, Andri, 36, mengatakan bahwa pemindahan jalur Duri-Tangerang membuat stasiun semrawut. Dirinya tak menepis pernah menjadi korban keterlantaran penumpang.
"Iya terlantar lah kita kalau jadwal pulang kerja. Numpuk orangnya, jauh mutar ke sana (peron jalur 5) buat ke Tangerang," katanya saat ditemui di lokasi.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
