
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang belum lama dipindahkan ke lokasi binaan (lokbin) Taman Kota Intan, Kota Tua, Jakarta Barat semakin berkurang. Berbagai hal menjadi alasan mereka untuk meninggalkan lokbin yang sepi itu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, hanya tersisa 30 pedagang yang bertahan dari total awal 400 pedagang. Jumlah tersebut didapatkannya usai meninjau lokbin pada Jumat (23/3) pagi tadi.
Menurutnya, banyak pedagang yang menjual makanan, baju, dan aksesori lainnya memilih menutup tokonya karena memang sudah lelah menunggu para pembeli yang tak kunjung ramai.
"Dari 400 tinggal 30 (pedagang). Keadaannya sangat berat ya dan mereka sudah lelah menunggu, rata-rata mereka sudah enggak jualan lagi, jadi ini membuat suatu dorongan yang kuat sekali buat Pemprov DKI untuk ada penataan jangka pendek yang sangat urgen untuk Kota Tua," ujar Sandi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (23/3).
Derita PKL Kota Intan tak sampai di situ, Sandi mendapat informasi dari para pedagang bahwa terjadi penurunan omset. "Enggak sesuai dengan target yang waktu itu mereka harapkan, turun banyak kasian," katanya.
Ketika Politikus Partai Gerindra itu mendatangi para pedagang, terlihat sudah tidak ada antusias terkait rencana penataan ulang. Dia menduga respons yang diberikan pedagang tersebut karena mengalami kekecewaan terkait kebijakan sebelumnya tidak sesuai dengan harapannya.
"Saya sedih biasanya pak mana, inget nggak? Tadi diem aja terus terang malah saya yang ngomong kalau kita ada kebijakan oh ya, oh ya gitu aja," tutur Sandi.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta berencana akan menata ulang pedagang di Taman Kota Intan pada bulan April 2018 mendatang. Penataan juga akan melibatkan stakeholder lainnya termasuk kepolisian.
"Nanti juga kami akan undang Ombudsman karena ini ada kepentingan PKL. Ombudsman sangat aware dan concern terhadap PKL jadi kami akan minta masukan sebelum menata kota tua," pungkasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
