Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Maret 2018 | 23.42 WIB

Cerita Sandi Soal PKL Zaman Djarot, Omset Turun Hingga Gulung Tikar

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. - Image

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

JawaPos.com - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang belum lama dipindahkan ke lokasi binaan (lokbin) Taman Kota Intan, Kota Tua, Jakarta Barat semakin berkurang. Berbagai hal menjadi alasan mereka untuk meninggalkan lokbin yang sepi itu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, hanya tersisa 30 pedagang yang bertahan dari total awal 400 pedagang. Jumlah tersebut didapatkannya usai meninjau lokbin pada Jumat (23/3) pagi tadi.

Menurutnya, banyak pedagang yang menjual makanan, baju, dan aksesori lainnya memilih menutup tokonya karena memang sudah lelah menunggu para pembeli yang tak kunjung ramai.

"Dari 400 tinggal 30 (pedagang). Keadaannya sangat berat ya dan mereka sudah lelah menunggu, rata-rata mereka sudah enggak jualan lagi, jadi ini membuat suatu dorongan yang kuat sekali buat Pemprov DKI untuk ada penataan jangka pendek yang sangat urgen untuk Kota Tua," ujar Sandi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (23/3).

Derita PKL Kota Intan tak sampai di situ, Sandi mendapat informasi dari para pedagang bahwa terjadi penurunan omset. "Enggak sesuai dengan target yang waktu itu mereka harapkan, turun banyak kasian," katanya.

Ketika Politikus Partai Gerindra itu mendatangi para pedagang, terlihat sudah tidak ada antusias terkait rencana penataan ulang. Dia menduga respons yang diberikan pedagang tersebut karena mengalami kekecewaan terkait kebijakan sebelumnya tidak sesuai dengan harapannya.

"Saya sedih biasanya pak mana, inget nggak? Tadi diem aja terus terang malah saya yang ngomong kalau kita ada kebijakan oh ya, oh ya gitu aja," tutur Sandi.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta berencana akan menata ulang pedagang di Taman Kota Intan pada bulan April 2018 mendatang. Penataan juga akan melibatkan stakeholder lainnya termasuk kepolisian.

"Nanti juga kami akan undang Ombudsman karena ini ada kepentingan PKL. Ombudsman sangat aware dan concern terhadap PKL jadi kami akan minta masukan sebelum menata kota tua," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore