Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 21.49 WIB

6 Cara Menanggulangi Panic Attack yang Perlu Diketahui Semua Orang, Baik yang Rentan Maupun Tidak

Ilustrasi, ornag yang terkena panic attack. Freepik/ freepik. - Image

Ilustrasi, ornag yang terkena panic attack. Freepik/ freepik.

 

JawaPos.com - Serangan panik atau panic attack dapat dialami oleh siapa saja tanpa terkecuali, baik kalangan rentan ataupun tidak.

Serangan panik ini juga bisa datang tiba-tiba dan sangat menakutkan, seperti merasa tidak bisa bernapas, takut akan meninggal, berkeringat, gemetar, menggigil, kesemutan di tangan-kaki, hingga mengalami pengalaman di luar tubuh yang membuat Anda sulit mendengar atau memahami apa pun yang dikatakan.

Begitu menakutkannya apa yang ditimbulkan dari panic attack ini, Dilansir JawaPos.com dari jedfoundation pada Rabu (29/4), Anda dapat menggunakan enam cara berikut untuk menanggulanginya sehingga serangan panik terjadi lebih singkat dan tidak terlalu berlebihan.

1. Menyebutkan Apa yang Sedang Terjadi

Dengan menyebutkan apa yang sedang terjadi, mengakui, dan menamainya akan membantu Anda lebih tenang, misalnya 'Saya sedang mengalami serangan panik'.

2. Berlatih Memperlambat Pernapasan

Jika kondisi memungkinkan, berbaringlah dan lakukan teknik pernapasan segitiga, yakni menghirup napas selama tiga hitungan, tahan selama tiga hitungan, lalu hembuskan selama tiga hitungan.

Anda juga dapat meletakkan tangan di perut dan bernapas dalam-dalam, perhatikan tangan Anda naik dan turun.

3. Ambil Sesuatu yang Dingin

Cara selanjutnya, lakukan salah satu dari hal ini, maka fokus Anda akan teralihkan ke bagian tubuh yang merasakan sensasi yang diberikan.

- Minum segelas air yang sangat dingin.

- Meletakkan kain lap basah di leher.

- Percikkan wajah dengan air dingin.

- Basuh tangan di bawah air dingin.

4. Ubah Suasana di Sekitar Anda

Jika Anda dapat meninggalkan tempat Anda berada, maka keluarlah! Lihatlah rumput, pohon, atau mobil yang lewat. Dengarkan kicauan burung, suara angin, atau percakapan seseorang.

Sementara itu, jika Anda tidak dapat meninggalkan tempat Anda, maka lihat dan perhatikanlah elemen-elemen sekitar, seperti meja, tirai, atau tas di samping Anda.

Ini akan menyalurkan gejala panik ke lingkungan fisik yang ada di sekitar Anda.

5. Cium atau Cicipi Sesuatu yang Kuat

Seorang terapis berlisesi dan pendiri Manhattan Wellness di New York City, Jennifer Teplin, LCSW, mengungkapkan bahwa dengan menyimpan sesuatu beraroma kuat atau menenangkan di dalam tas, misalnya minyak esensial atau permen asam dan mint akan sangat berguna bagi Anda yang rentan terkena panic attack.

Menghirup atau mencicipi sesuatu yang mampu merangsang indra penciuman atau pengecap akan mengalahkan bagian otak Anda yang sedang panik.

6. Bicaralah pada Diri Sendiri

Selain mengungkapkan apa yang sedang terjadi, katakan juga pada diri sendiri kalau 'Ini akan berlalu' atau 'Aku bisa melewati ini' atau 'Aku tidak akan mati' atau 'Aku tidak akan mengalami serangan jantung'.

Kalimat-kalimat seperti itu akan membantu Anda melewati momen-momen tidak nyaman yang sedang Anda hadapi.

Anda juga dapat menuliskan pernyataan-pernyataan yang bermanfaat, seperti 'Kamu baik-baik saja. Bernapaslah dan ini akan berlalu'. Lalu, simpan pernyataan-pernyataan positif tersebut di dalam tas Anda dan baca tiap kali panic attack muncul.***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore