
Wayne Rooney (kiri) bersama Duncan Ferguson. Foto AFP
JawaPos.com- Beberapa pekan lalu, di tengah kesibukan menjalani laga pramusim bersama Manchester United, Wayne Rooney mendapat sebuah tawaran mengejutkan. Dia diminta untuk sejenak menanggalkan jersey merah United dan kembali mengenakan kostum biru Everton, mantan klubnya.
Undangan itu disampaikan secara langsung oleh Duncan Ferguson, legenda Everton, yang akan mendapat penghormatan berupa laga testimonial melawan Villarreal di Goodison Park, kandang klub berjuluk The Toffees tersebut, pada Minggu malam WIB (2/8).
Big Dunc –sapaan akrab Ferguson– adalah idola Rooney semasa dia dibesarkan di tengah keluarga yang sangat mencintai Everton. Semua tahu, Roo menjalani debut profesional di usia 16 tahun juga bersama rival sekota Liverpool tersebut.
Jadi, tanpa berpikir dua kali, kapten tim nasional Inggris itu langsung menerima tawaran tersebut. Apalagi, klub dan sang manajer, Louis van Gaal, memberikan lampu hijau.
Sampai datanglah hari yang ditunggu-tunggu pemain yang akrab disapa Wazza itu. Di Goodison Park, di hadapan sekitar 35 ribu penonton, saat pertandingan tinggal menyisakan 15 menit, masuklah Rooney ke stadion tempat dia dulu mengawali karir untuk menggantikan Tom Cleverley.
Wazza langsung disambut standing ovation. Padahal, sejak pindah ke Old Trafford, setiap kali melawat ke Goodison Park, pemain yang hanya terpaut satu gol dari Bobby Charlton sebagai top scorer timnas Inggris itu selalu menjadi sasaran kecaman. Sebab, dia dianggap pengkhianat.
’’Saya sangat terpukau dengan sambutan pendukung Everton. Anak dan istri saya yang turut datang ke stadion pun bisa melihat saya kembali berkostum Everton dengan nyaman,’’ katanya sebagaimana dikutip The Independent.
Sembilan menit di lapangan, apa yang diimpikan Rooney pun terwujud: kembali berduet dengan sang idola, Ferguson. Walaupun tidak sampai 10 menit bersama-sama di lapangan dan Everton akhirnya kalah 1-2, Wazza menganggapnya sebagai pengalaman tidak tergantikan.
Rooney mengaku deg-degan. ’’Bagi saya, Duncan (Ferguson) itu seorang pahlawan. Ketika saya mulai merasakan persaingan di tim utama (Everton), dialah yang banyak membantu dan menjaga saya. Dia memang seorang pemain yang banyak menginspirasi masa muda saya,’’ tutur Rooney.
Ferguson membela Everton dalam tiga periode berbeda. Eks striker timnas Skotlandia itu pertama datang pada Januari 1994 dengan status pinjaman dari Rangers sebelum kemudian dipermanenkan menjelang musim 1994–1995. Sempat semusim di Newcastle, penyerang berpostur tinggi-tegap itu kembali ke Goodison Park pada 2000 dan bertahan sampai pensiun pada 2006.
Pada periode terakhirnya di Everton itulah, Rooney mulai mendapat tempat di skuad utama. Menjalani debut pada 17 Agustus 2002 saat menjamu Tottenham Hotspur, sekitar dua tahun berselang, persisnya pada 28 September 2004, Wazza melakoni laga pertamanya bersama United saat menjamu Fenerbahce di Liga Champions.
Ferguson pun tersanjung karena ajang testimonialnya bisa dihadiri Rooney. Padahal, kapten United tersebut sejatinya tengah lelah setelah menjalani tur ke Amerika Serikat.
’’Terima kasih yang spesial untuk Wayne muda. Hari ini (Minggu malam WIB) dia memperlihatkan kepada kami semua apa yang selama ini dia pikirkan tentang kami. Dan inilah yang dia pikirkan (bangga bisa kembali ke Goodison Park, Red),’’ puji Ferguson sebagaimana dilansir Daily Mail.(ren/c19/ttg)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
