
Arsene Wenger menjadi sosok yang sangat lama menjadi manajer Arsenal
JawaPos.com - Arsene Wenger memasuki usia 68 tahun tepat hari Minggu (22/10). Melihat trek rekor kariernya di Arsenal, Wenger rasanya pantas masuk jajaran manajer terbaik di era modern.
Meski begitu, kritik bukannya tidak datang kepada Wenger. Bahkan hinaan dan cercaan kepada manajer yang sudah memberikan tiga trofi Premier League itu.
Memang terakhir kali Arsenal meraih trofi besar adalah pada 2004 dimana mereka menciptakan The Invincibles (tak terkalahkan di liga selama satu musim).
Tapi, setelah itu hanya trofi-trofi kecil yang datang. Meski hampir selalu lolos ke Liga Champions, Wenger gagal memberikan prestasi nyata selama 13 tahun.
Entah sudah berapa banyak fans Arsenal yang jengah. Pada tiap laga kandang mereka di Emirates saat ini, muncul spanduk atau tulisan #WengerOut. Pernah ada pesawat yang lewat saat pertandingan dengan spanduk yang sama.
Itu belum termasuk cercaan di media sosial yang sudah tak terhitung jumlahnya. Lalu mengapa Arsenal masih mempertahankan Wenger? Mengapa ketika tim gagal lolos ke Liga Champions musim lalu, Wenger malah diberi kontrak baru selama 2 tahun ke depan?
"Kami berada dalam perkumpulan yang siap membuang sesuatu yang jadul dan membawa napas baru. Kami sangat memikirkan orang-krang yang siap membawa kami ke level yang lebih maju, memikirkan kualitas. Seseorang yang bisa memainkan sepak bola atraktif dan memberi pemain muda kesempatan," ujar CEO Arsenal kepada Sky Sports sesaat setelah penandatanganan kontrak baru Wenger.
"Jika Anda melihat semua manajer di dunia, tak ada yang lebih baik dari Wenger terkait syarat-syarat di atas. Ini bukan putusan yang datang karena loyalitas, ini datang karena hasrat meraih kesuksesan. Kami ingin lebih maksimal lagi di Premier League dan menyadari harus banyak melakukan sesuatu bersama Wenger di balik layar," pungkas dia.
Kepercayaan manajemen kepada Wenger memang sangat besar. Tapi, bisa jadi posisi Wenger yang sudah sangat dihormati membuat mereka takut untuk melakukan sesuatu yang buruk kepada Wenger.
Dua tahun adalah waktu maksimal Wenger memberi kesuksesan. Dia sudah mendapatkan segala yang dibutuhkan. Pemain-pemain bintang sudah didatangkan, filosofi permainan pun sudah terlihat.
Wenger sudah lekat dengan Arsenal dan tak mudah memecat manajer ini. Bakal ada titik dimana Wenger mungkin akhirnya akan mengundurkan diri karena sudah puas dengan apa yang ada. Atau, pada akhirnya dia pergi setelah kontraknya habis. Karena tak mudah memecat manajer yang sudah 21 tahun memimpin klub.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
