Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 17.26 WIB

7 Alasan Mengapa Beberapa Orang Menolak Mengakui Kesalahan Mereka, Menurut Para Ahli

Ilustrasi orang yang menolak mengakui kesalahan (magnific) - Image

Ilustrasi orang yang menolak mengakui kesalahan (magnific)

JawaPos.com - Mengakui kesalahan seharusnya menjadi bagian wajar dari kehidupan sehari-hari. 

Setiap orang bisa membuat keputusan yang keliru, salah memahami perkataan orang lain, atau melakukan sesuatu yang ternyata menimbulkan dampak buruk. 

Namun, tidak semua orang mampu menerima kenyataan tersebut dengan mudah. 

Sebagian justru bersikeras mempertahankan pendapatnya, mencari pembenaran, atau menyalahkan orang lain meskipun sudah dihadapkan pada bukti yang jelas.

Perilaku ini sering kali membuat hubungan menjadi rumit. Dalam persahabatan, hubungan romantis, maupun lingkungan kerja, seseorang yang terus menolak bertanggung jawab dapat menghambat penyelesaian konflik. 

Percakapan yang semestinya membantu kedua pihak memahami masalah justru berubah menjadi perdebatan tentang siapa yang paling benar.

Lantas, mengapa sebagian orang begitu sulit mengakui kesalahan? Jawabannya tidak selalu sesederhana keras kepala atau memiliki ego yang besar. 

Ada sejumlah faktor psikologis yang dapat memengaruhi cara seseorang merespons kritik, menghadapi rasa malu, dan mempertahankan pandangan tentang dirinya sendiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore