Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 05.42 WIB

Tubuh Bisa Memberi Sinyal, Ini 7 Ciri Kekurangan Protein yang Wajib Diperhatikan

ilustrasi rambut rontok. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi. Zat gizi ini berperan dalam membangun sekaligus memperbaiki jaringan tubuh, termasuk setelah seseorang mengalami cedera atau melakukan aktivitas fisik.

Selain mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan, protein juga dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi ketika kebutuhan energi dari sumber lainnya tidak mencukupi. Karena itu, mencukupi kebutuhan protein menjadi bagian penting dari pola makan sehari-hari.

Namun, asupan protein yang terlalu rendah dapat terjadi karena pola makan yang kurang seimbang, pembatasan jenis makanan tertentu, maupun kondisi lainnya.

Dilansir dari NDTV, terdapat sejumlah tanda yang dapat muncul ketika tubuh tidak memperoleh protein dalam jumlah yang cukup. Berikut beberapa di antaranya.

1. Muncul Pembengkakan

Salah satu tanda yang dapat berkaitan dengan kekurangan protein berat adalah edema. Kondisi ini dapat terlihat dari pembengkakan, terutama pada bagian kaki atau perut.

Ketika kadar protein dalam tubuh sangat rendah, keseimbangan cairan dapat terganggu sehingga cairan lebih mudah menumpuk di jaringan. Jika pembengkakan muncul dan menetap, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan dan perlu diperiksakan.

2. Massa Otot Berkurang

Protein memiliki peran penting dalam mempertahankan massa dan kekuatan otot. Jika asupannya tidak mencukupi, tubuh dapat mengambil protein dari jaringan otot untuk memenuhi kebutuhannya.

Akibatnya, massa otot dapat berkurang dan aktivitas fisik terasa lebih berat. Kondisi ini juga patut diperhatikan pada orang lanjut usia yang lebih rentan mengalami kehilangan massa otot.

3. Lebih Mudah Terserang Infeksi

Sistem kekebalan tubuh membutuhkan berbagai nutrisi, termasuk protein, agar dapat bekerja dengan baik. Kekurangan protein dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam mempertahankan sistem pertahanannya.

Salah satu dampaknya adalah tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi atau membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali pulih.

4. Rambut, Kulit, dan Kuku Mengalami Perubahan

Asupan protein yang kurang juga dapat memengaruhi jaringan seperti rambut, kulit, dan kuku. Beberapa perubahan yang mungkin terlihat antara lain rambut lebih mudah rontok, kuku menjadi rapuh, serta kulit terasa lebih kering.

Meski demikian, perubahan tersebut tidak selalu disebabkan oleh kekurangan protein karena bisa berkaitan dengan berbagai faktor lainnya.

5. Lebih Sering Merasa Lapar

Protein dikenal dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Ketika konsumsi protein rendah, seseorang mungkin lebih cepat merasa lapar dan terdorong untuk mengonsumsi camilan lebih sering.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore