
Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026. (istimewa)
JawaPos.com - Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 resmi membuka rangkaian perhelatan fashion di Samarinda, Kalimantan Timur. Mengusung tema “From Borneo, For the World”, festival tersebut tidak sekadar menghadirkan parade busana, tetapi juga membawa misi memperluas akses desainer, artisan, UMKM, dan generasi kreatif Borneo menuju pasar yang lebih luas.
Pembukaan BIFF 2026 berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Sejumlah koleksi dari berbagai daerah di Kalimantan Timur hingga luar negeri ditampilkan dalam panggung yang memadukan fashion, budaya, kreativitas, dan peluang bisnis.
BIFF digagas oleh Yulia Hadi, Founder sekaligus Chairwoman BIFF 2026. Ide tersebut berangkat dari pengalamannya membangun Pandawi Wastra Borneo, sebuah brand yang mengangkat kekayaan budaya dan karya lokal Kalimantan untuk diperkenalkan ke pasar Australia.
Bagi Yulia, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa Borneo memiliki banyak karya dan talenta yang berpotensi dikenal lebih luas. Persoalannya bukan semata-mata kemampuan para pelaku kreatif, melainkan akses terhadap pasar dan kesempatan.
Baca Juga:Aktor Kim Min Bikin Heboh di I Live Alone, 28 Tahun Hidup di Rumah Tua Berusia 90 Tahun Sendirian
“Hari ini menjadi momen yang sangat berarti bagi saya, karena BIFF berawal dari sebuah perjalanan sederhana dan satu keyakinan: What we have in Borneo deserves to be seen by the world,” ujar Yulia Hadi dalam keterangannya.
Ia melihat semakin banyak desainer, artisan, pelaku UMKM, hingga talenta muda di Borneo yang memiliki karya serta cerita kuat. Namun, mereka masih membutuhkan jembatan untuk mempertemukan produk tersebut dengan pasar dan mitra potensial.
“They have the talent. They have the story. What they need is access and opportunity. Dan dari semangat itulah Borneo International Fashion Festival lahir,” lanjutnya.
Konsep BIFF 2026 dibuat lebih luas daripada sekadar pertunjukan busana. Festival ini berupaya mempertemukan empat unsur, yakni culture, community, creativity, and business.
Salah satu program yang telah dilakukan adalah business matching bersama pelaku UMKM di Penajam dan Samarinda. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk membahas pengembangan produk, mempertemukan mereka dengan buyer maupun calon mitra, serta mempersiapkan produk lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022