seseorang yang sukses kencan online. (Magnific)
Aplikasi dan platform kencan online membuat proses mencari pasangan menjadi lebih mudah. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru. Pilihan yang terlalu banyak dapat membuat seseorang bingung. Profil yang terlihat menarik belum tentu mencerminkan kepribadian sebenarnya. Komunikasi melalui pesan juga bisa menimbulkan salah tafsir.
Lalu, bagaimana agar kencan online tidak sekadar menjadi aktivitas swipe tanpa arah?
Dilansir dari Psychology Today pada Minggu (4/10), psikologi hubungan menunjukkan bahwa keberhasilan membangun hubungan romantis bukan hanya ditentukan oleh seberapa menarik seseorang terlihat di profil. Faktor seperti kesesuaian nilai, kemampuan berkomunikasi, ekspektasi yang realistis, rasa aman, dan kemampuan mengenali karakter pasangan jauh lebih penting untuk hubungan jangka panjang.
Karena itu, jika Anda ingin lebih sukses dalam kencan online, cobalah tujuh langkah berikut.
1. Kenali Diri Sendiri Sebelum Mencari Pasangan
Kesalahan yang cukup umum dalam kencan online adalah terlalu fokus mencari "orang yang tepat" sebelum memahami diri sendiri.
Padahal, psikologi hubungan menekankan pentingnya self-awareness atau kesadaran diri. Anda perlu memahami siapa diri Anda, apa yang Anda butuhkan dalam hubungan, dan jenis hubungan seperti apa yang sebenarnya ingin dibangun.
Misalnya, apakah Anda mencari hubungan serius? Ingin membangun rumah tangga? Masih ingin mengenal orang baru tanpa buru-buru berkomitmen? Atau sekadar ingin memperluas lingkaran sosial?
Tidak ada jawaban yang otomatis benar atau salah. Yang penting adalah kejujuran terhadap diri sendiri.
Cobalah tanyakan beberapa hal berikut:
Apa yang paling saya cari dalam sebuah hubungan?
Nilai apa yang tidak bisa saya kompromikan?
Bagaimana cara saya menunjukkan kasih sayang?
Seperti apa komunikasi yang membuat saya merasa dihargai?
Apa pengalaman hubungan masa lalu yang ingin saya pelajari?
Batasan apa yang penting bagi saya?
Semakin jelas Anda memahami diri sendiri, semakin mudah bagi Anda menentukan siapa yang cocok dan siapa yang sebaiknya tidak dilanjutkan.
Ini juga membantu mencegah fenomena ketika seseorang terus memilih pasangan berdasarkan standar eksternal—misalnya penampilan, pekerjaan, status sosial, atau popularitas—tetapi mengabaikan kebutuhan emosionalnya sendiri.
Jangan mencari pasangan untuk "melengkapi" diri
Gagasan bahwa pasangan harus menjadi seseorang yang "melengkapi" kita terdengar romantis, tetapi dalam praktiknya dapat menciptakan ekspektasi yang tidak realistis.
Hubungan yang sehat lebih ideal dipandang sebagai pertemuan dua individu yang sudah memiliki kehidupan masing-masing dan kemudian memilih untuk tumbuh bersama.
Anda tidak harus menjadi manusia sempurna sebelum mulai berkencan. Namun, memiliki pemahaman yang cukup tentang diri sendiri akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih sehat.
2. Buat Profil yang Jujur, Menarik, dan Mencerminkan Diri Anda
Profil kencan online adalah kesan pertama Anda.
Karena itu, wajar jika seseorang ingin menampilkan versi terbaik dirinya. Masalah muncul ketika "versi terbaik" tersebut terlalu jauh dari kenyataan.
Foto yang terlalu banyak diedit, informasi pekerjaan yang dilebih-lebihkan, atau hobi yang sebenarnya tidak Anda sukai mungkin berhasil menarik perhatian dalam jangka pendek. Namun, ketidakjujuran tersebut dapat menjadi masalah ketika hubungan mulai berkembang.
Daripada berusaha terlihat sempurna, buatlah profil yang autentik.
Gunakan foto yang relatif baru dan jelas. Pilih beberapa foto yang memperlihatkan wajah serta aktivitas yang benar-benar Anda lakukan. Jika memungkinkan, hindari profil yang seluruhnya berisi foto dengan filter berlebihan.
Untuk bagian deskripsi, jangan hanya menulis daftar sifat seperti "baik, humoris, penyayang, suka jalan-jalan."
Cobalah menunjukkan kepribadian melalui detail.
Misalnya, daripada:
"Saya suka traveling dan makanan."
Lebih menarik jika ditulis:
"Kalau sedang libur, saya biasanya mencari tempat makan baru atau pergi ke kota kecil yang belum pernah saya kunjungi."
Detail sederhana seperti ini memberikan bahan bagi orang lain untuk memulai percakapan.
Autentisitas lebih menarik daripada kesempurnaan
Dalam psikologi sosial, orang cenderung membangun kesan berdasarkan informasi yang tersedia. Jika informasi tersebut konsisten dan terasa autentik, orang lain lebih mudah memahami siapa Anda.
Jadi, tujuan profil bukan membuat semua orang menyukai Anda.
Tujuannya adalah membantu orang yang memang cocok dengan Anda mengenali keberadaan Anda.
Itulah perbedaan penting antara mencari "sebanyak mungkin match" dan mencari "match yang berkualitas."
3. Jangan Terjebak pada Penampilan Saja
Penampilan memang memainkan peran dalam ketertarikan awal. Dalam konteks kencan online, foto bahkan menjadi salah satu informasi pertama yang dilihat seseorang.
Namun, ketertarikan fisik saja tidak cukup untuk menentukan kecocokan hubungan jangka panjang.
Seseorang bisa terlihat sangat menarik di layar tetapi ternyata memiliki nilai, tujuan hidup, atau gaya komunikasi yang sangat berbeda dengan Anda.
Sebaliknya, orang yang awalnya tidak langsung membuat Anda terkesan mungkin ternyata memiliki karakter yang sangat cocok setelah beberapa kali berbicara.
Karena itu, setelah ketertarikan awal muncul, cobalah memperluas penilaian Anda.
Perhatikan:
Cara dia berbicara kepada orang lain.
Cara dia menangani perbedaan pendapat.
Apakah dia menghargai batasan Anda.
Apakah perkataannya konsisten dengan tindakannya.
Bagaimana dia membicarakan hubungan masa lalu.
Apakah dia mampu meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
Apakah tujuan hubungan kalian sejalan.
Apakah Anda merasa nyaman menjadi diri sendiri ketika berbicara dengannya.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering kali lebih relevan untuk hubungan jangka panjang dibandingkan sekadar "seberapa menarik dia?"
4. Belajar Membaca Red Flag dan Green Flag
Kencan online membutuhkan kemampuan membaca sinyal.
Bukan berarti Anda harus mencurigai semua orang. Sebaliknya, Anda perlu belajar membedakan perilaku yang sehat dari perilaku yang berpotensi menjadi masalah.
Beberapa green flag yang patut diperhatikan
Green flag adalah perilaku yang dapat menunjukkan adanya dasar hubungan yang sehat.
Contohnya:
Menghargai batasan pribadi.
Tidak memaksa Anda membalas pesan segera.
Mau mendengarkan.
Terbuka mengenai tujuan hubungan.
Konsisten antara ucapan dan tindakan.
Menghormati perbedaan pendapat.
Tidak terburu-buru menuntut komitmen.
Bersedia melakukan komunikasi yang jelas.
Sementara itu, beberapa red flag yang perlu diperhatikan antara lain:
Terlalu cepat menyatakan cinta atau membuat janji besar.
Memaksa mendapatkan informasi pribadi.
Tidak menghormati ketika Anda mengatakan "tidak".
Sering merendahkan mantan atau orang lain.
Menuntut akses terhadap akun pribadi.
Mudah marah ketika Anda memiliki batasan.
Ceritanya sering berubah-ubah.
Meminta uang atau bantuan finansial.
Menghindari verifikasi identitas secara wajar.
Menekan Anda untuk bertemu atau melakukan sesuatu yang tidak nyaman.
Satu perilaku belum tentu cukup untuk menyimpulkan karakter seseorang. Namun, pola perilaku yang berulang perlu diperhatikan.
Dengarkan rasa tidak nyaman
Intuisi bukan selalu bukti bahwa seseorang memiliki niat buruk. Namun, rasa tidak nyaman tetap layak diperhatikan.
Jika seseorang membuat Anda merasa harus terus-menerus membuktikan diri, merasa bersalah karena menetapkan batasan, atau merasa tertekan untuk bergerak lebih cepat dari yang Anda inginkan, jangan abaikan perasaan tersebut.
Dalam hubungan yang sehat, rasa aman dan penghargaan terhadap batasan seharusnya menjadi bagian penting.
5. Bangun Percakapan yang Lebih Bermakna
Salah satu tantangan terbesar dalam kencan online adalah percakapan yang terasa monoton.
"Hai."
"Hai juga."
"Lagi apa?"
"Di rumah."
Lalu percakapan berakhir.
Jika pola tersebut terus terjadi, bukan berarti Anda atau lawan bicara tidak menarik. Bisa jadi pertanyaannya memang terlalu umum.
Daripada hanya bertanya tentang fakta, cobalah mengajukan pertanyaan yang membuka cerita.
Contohnya:
"Kalau punya satu hari libur tanpa kewajiban, kamu biasanya ingin melakukan apa?"
"Apa hal kecil yang belakangan ini membuat kamu senang?"
"Kalau bisa tinggal di kota lain selama setahun, kamu pilih di mana?"
"Apa pelajaran terbesar yang kamu dapat dari pengalaman kerja?"
"Menurutmu, hubungan yang sehat itu seperti apa?"
Pertanyaan semacam ini memungkinkan seseorang bercerita mengenai pengalaman, nilai, dan cara berpikirnya.
Namun, jangan menjadikan percakapan seperti wawancara kerja.
Kunci komunikasi yang baik adalah timbal balik.
Jika Anda bertanya, dengarkan jawabannya. Kemudian bagikan sesuatu tentang diri Anda.
Misalnya:
"Aku juga suka jalan pagi. Biasanya kalau weekend aku cari tempat yang agak sepi. Kamu lebih suka aktivitas outdoor atau justru santai di rumah?"
Percakapan seperti ini lebih alami karena ada pertukaran informasi.
Jangan takut pada jeda
Tidak semua percakapan harus berlangsung terus-menerus.
Dalam kencan online, seseorang mungkin memiliki pekerjaan, keluarga, aktivitas sosial, atau kebutuhan untuk beristirahat dari layar.
Jangan langsung menganggap keterlambatan membalas sebagai tanda bahwa dia tidak tertarik.
Komunikasi yang sehat membutuhkan ruang.
Yang lebih penting adalah pola keseluruhannya, bukan satu atau dua pesan yang terlambat.
6. Jangan Terlalu Lama Tinggal di Dunia Chat
Pesan teks dapat membantu dua orang saling mengenal, tetapi komunikasi digital juga memiliki keterbatasan.
Anda tidak dapat melihat sepenuhnya ekspresi wajah, bahasa tubuh, cara seseorang memperlakukan orang lain, atau bagaimana dia menghadapi situasi nyata hanya melalui chat.
Karena itu, jika komunikasi sudah terasa cukup nyaman dan kedua pihak memang tertarik, pertimbangkan untuk beralih secara bertahap ke komunikasi yang lebih langsung, misalnya panggilan suara atau video.
Tujuannya bukan untuk terburu-buru.
Justru, komunikasi langsung dapat membantu mengurangi kemungkinan seseorang membangun gambaran yang terlalu ideal tentang lawan bicaranya.
Fenomena ketika seseorang merasa sangat dekat hanya melalui pesan dapat membuat ekspektasi berkembang jauh lebih cepat daripada realitas.
Jangan membangun "versi ideal" seseorang di kepala
Ini salah satu jebakan psikologis yang penting.
Ketika informasi tentang seseorang masih terbatas, otak cenderung mengisi kekosongan tersebut dengan asumsi.
Anda mungkin mulai berpikir:
"Dia pasti sangat perhatian."
"Sepertinya dia orang yang sangat dewasa."
"Kayaknya dia tipe pasangan yang selama ini aku cari."
Padahal, Anda baru mengetahui sebagian kecil dirinya.
Karena itu, bedakan antara fakta yang Anda ketahui dan kesimpulan yang Anda buat sendiri.
Fakta:
"Dia selalu mengingat hal yang saya ceritakan."
Interpretasi:
"Berarti dia pasti akan menjadi pasangan yang sangat perhatian."
Interpretasi tersebut mungkin benar, tetapi belum tentu.
Semakin realistis penilaian Anda, semakin kecil risiko kecewa karena ekspektasi yang dibangun terlalu tinggi.
7. Tetapkan Standar, tetapi Jangan Mencari Manusia Sempurna
Inilah langkah yang mungkin paling penting.
Banyak orang mengatakan ingin menemukan "pasangan yang sempurna." Namun, dalam kenyataannya, manusia sempurna tidak ada.
Setiap orang memiliki kekurangan, kebiasaan yang berbeda, pengalaman masa lalu, serta cara berpikir yang tidak selalu sama dengan kita.
Karena itu, lebih baik mencari pasangan yang cocok, bukan pasangan yang sempurna.
Kecocokan dapat mencakup berbagai aspek:
Nilai hidup
Apakah Anda memiliki pandangan yang cukup sejalan mengenai keluarga, pekerjaan, keuangan, agama, tempat tinggal, atau masa depan?
Tidak harus identik. Tetapi perbedaan yang sangat mendasar dapat menjadi sumber konflik besar jika tidak dibicarakan.
Gaya komunikasi
Apakah Anda nyaman dengan cara dia berkomunikasi?
Apakah konflik bisa dibicarakan tanpa saling merendahkan?
Tujuan hubungan
Jika satu orang ingin menikah dalam beberapa tahun sementara yang lain tidak ingin berkomitmen, masalahnya bukan siapa yang benar.
Masalahnya adalah tujuan mereka mungkin tidak kompatibel.
Kebutuhan emosional
Apakah Anda merasa dihargai, didengarkan, dan aman secara emosional?
Hubungan yang baik bukan berarti tidak pernah mengalami konflik. Hubungan yang baik adalah hubungan di mana konflik dapat dikelola dengan cara yang sehat.
Kencan Online Bukan Kompetisi untuk Mendapatkan Match Terbanyak
Salah satu perubahan pola pikir yang dapat membantu adalah berhenti menganggap kencan online sebagai permainan angka.
Jumlah match yang banyak belum tentu berarti Anda lebih dekat dengan hubungan yang sehat.
Sebaliknya, satu orang yang memiliki kecocokan nilai dan tujuan bisa jauh lebih berarti dibandingkan puluhan percakapan yang tidak memiliki arah.
Karena itu, jangan merasa gagal hanya karena tidak mendapatkan banyak match.
Jangan pula mempertahankan percakapan hanya karena takut tidak mendapatkan orang lain.
Tujuan kencan bukan menghilangkan kesepian secepat mungkin.
Tujuannya adalah menemukan seseorang yang dapat membangun hubungan yang sehat bersama Anda.
Bagaimana Jika Berkali-kali Gagal dalam Kencan Online?
Kegagalan dalam kencan online sangat mungkin terjadi.
Anda mungkin mengalami ghosting. Percakapan bisa tiba-tiba berhenti. Anda mungkin bertemu seseorang yang ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi. Bahkan, Anda mungkin sudah merasa cocok tetapi hubungan tersebut tetap tidak berhasil.
Jangan selalu menganggap pengalaman tersebut sebagai penilaian terhadap harga diri Anda.
Tidak cocok dengan seseorang bukan berarti Anda tidak menarik.
Ditolak bukan berarti Anda tidak layak dicintai.
Hubungan romantis melibatkan kecocokan dua individu. Ada banyak faktor yang berada di luar kendali Anda.
Yang dapat Anda kendalikan adalah bagaimana Anda belajar dari pengalaman tersebut.
Tanyakan:
Apa yang saya pelajari?
Apakah saya mengabaikan tanda tertentu?
Apakah ekspektasi saya realistis?
Apakah saya sudah menyampaikan kebutuhan dengan jelas?
Apakah saya terlalu cepat terikat sebelum mengenal orang tersebut?
Apakah saya memilih orang berdasarkan nilai yang memang penting bagi saya?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut membantu Anda berkembang daripada sekadar menyalahkan diri sendiri atau semua orang yang pernah mengecewakan Anda.
Jangan Lupakan Keamanan dalam Kencan Online
Selain aspek psikologis, keamanan merupakan bagian yang tidak boleh diabaikan.
Sebelum bertemu langsung, hindari memberikan informasi pribadi yang terlalu sensitif kepada orang yang baru dikenal.
Ketika melakukan pertemuan pertama, pilih tempat umum dan beri tahu orang yang Anda percaya mengenai rencana tersebut.
Jika memungkinkan, gunakan transportasi yang dapat Anda kendalikan sendiri sehingga Anda tidak sepenuhnya bergantung pada orang yang baru dikenal.
Jangan mengirim uang kepada seseorang yang baru dikenal secara online hanya karena cerita yang menyentuh atau keadaan darurat yang diklaimnya.
Penipu romantis dapat menggunakan kedekatan emosional untuk membangun kepercayaan sebelum meminta uang atau informasi tertentu.
Karena itu, rasa percaya perlu dibangun secara bertahap.
Hubungan yang sehat tidak membutuhkan Anda mengabaikan kewaspadaan.
Pada Akhirnya, "Pasangan yang Tepat" Bukan Hanya Soal Menemukan Orang yang Cocok
Kencan online memberikan kesempatan yang luar biasa untuk bertemu dengan orang yang mungkin tidak pernah Anda temui dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, teknologi hanya mempertemukan dua orang.
Setelah itu, kualitas hubungan sangat ditentukan oleh manusia yang menjalankannya.
Anda perlu mengenal diri sendiri, membuat profil yang autentik, melihat lebih dari sekadar penampilan, mengenali tanda-tanda hubungan yang sehat maupun tidak sehat, membangun komunikasi yang bermakna, tidak terlalu cepat mengidealkan seseorang, serta memiliki standar yang realistis.
Yang paling penting, jangan mencari pasangan yang sempurna.
Carilah seseorang yang memiliki nilai dan tujuan yang cukup sejalan, menghargai Anda, mampu berkomunikasi dengan sehat, dan bersedia tumbuh bersama.
Dan pada saat yang sama, berusahalah menjadi pasangan yang juga mampu memberikan hal-hal tersebut.
Karena hubungan yang sehat bukan sekadar tentang menemukan orang yang tepat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Israel: The Green Army Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Deltras FC vs Persiba: Leonard Tupamahu Hafal Gaya Main Tamu
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Prediksi Susunan Pemain Yunani vs Jerman: Klopp Butuh Sentuhan Wirtz
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022