Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13.38 WIB

8 Frasa yang Menandakan Seseorang Mulai Kehilangan Kemampuan untuk Bersenang-senang dalam Hidup

Ilustrasi orang yang kehilangan semangat untuk bersenang-senang (magnific/cookie_studio) - Image

Ilustrasi orang yang kehilangan semangat untuk bersenang-senang (magnific/cookie_studio)

JawaPos.com - Menjalani kehidupan sehari-hari tidak selalu mudah. Kesibukan pekerjaan, tuntutan pribadi, hingga berbagai tanggung jawab dapat membuat seseorang merasa tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat dan menikmati hidup.

Pada awalnya, kondisi tersebut mungkin hanya membuat seseorang sesekali menolak ajakan teman atau menunda hobi yang disukai.

Namun, jika berlangsung terus-menerus, seseorang bisa perlahan kehilangan minat terhadap aktivitas yang sebelumnya membuat mereka bahagia.

Kondisi ini dapat berkaitan dengan stres berkepanjangan, kelelahan emosional, burnout, kecemasan, atau masalah kesehatan mental lainnya.

Dalam psikologi, berkurangnya kemampuan untuk menikmati aktivitas yang sebelumnya menyenangkan dapat disebut anhedonia.

Perubahan tersebut terkadang terlihat dari cara seseorang berbicara. Dilansir dari YourTango, berikut beberapa frasa yang mungkin sering mereka ucapkan dalam percakapan sehari-hari.

1. "Silakan duluan"

Seseorang yang sedang kesulitan menikmati aktivitas sosial mungkin memilih untuk tidak ikut agar tidak merasa menjadi beban bagi orang lain.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore