Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2026 | 05.45 WIB

Terlihat Kaya Belum Tentu Kaya, 8 Barang Ini Kerap Jadi Simbol Status

seseorang yang membanggakan barang status. (Freepik/freepik) - Image

seseorang yang membanggakan barang status. (Freepik/freepik)

JawaPos.com – Di tengah kehidupan modern, penampilan sering kali menjadi salah satu cara seseorang menunjukkan pencapaian. Kendaraan mahal, pakaian bermerek, hingga liburan mewah dapat dengan mudah dianggap sebagai tanda keberhasilan finansial.

Padahal, kondisi ekonomi seseorang tidak selalu dapat diketahui hanya dari apa yang terlihat. Ada perbedaan antara memiliki kondisi finansial yang kuat dan sekadar menjalani gaya hidup yang terlihat mewah.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat delapan jenis “pembelian status” yang kerap digunakan sebagai simbol keberhasilan. Jika terlalu sering dijadikan bahan pamer, hal tersebut bisa saja menunjukkan bahwa seseorang lebih mementingkan citra dibandingkan kondisi finansial sebenarnya.

Namun, memiliki barang-barang berikut tentu tidak otomatis berarti seseorang tidak kaya. Kemampuan finansial setiap orang berbeda, begitu pula alasan mereka membeli suatu barang. Berikut beberapa contoh yang kerap dikaitkan dengan gaya hidup untuk menunjukkan status:

1. Mobil Mewah yang Masih Dicicil

Mobil mahal memang dapat menjadi bentuk pencapaian bagi sebagian orang. Namun, harga kendaraan tidak selalu menggambarkan seberapa sehat kondisi keuangan pemiliknya.

Jika kendaraan dibeli dengan cicilan besar dan pembayaran bulanannya justru memberikan tekanan terhadap keuangan, kemewahan tersebut bisa berubah menjadi beban.

Karena itu, nilai sebuah kendaraan tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran untuk menilai kekayaan seseorang.

2. Selalu Membeli Gadget Terbaru

Mengganti smartphone atau perangkat elektronik ketika ada model terbaru merupakan hal yang biasa. Namun, jika kebiasaan tersebut dilakukan setiap kali produk baru dirilis meski perangkat lama masih berfungsi dengan baik, pola konsumsi seperti ini dapat menjadi cukup mahal.

Keputusan membeli gadget sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial, bukan semata-mata keinginan mengikuti tren.

3. Memiliki Banyak Barang Bermerek

Tas, sepatu, pakaian, maupun aksesori dari merek ternama memang dapat memiliki kualitas dan nilai yang tinggi. Masalahnya bukan pada mereknya, melainkan ketika barang tersebut terus-menerus digunakan sebagai alat untuk menunjukkan status sosial.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore