
seseorang yang membanggakan barang status. (Freepik/freepik)
JawaPos.com – Di tengah kehidupan modern, penampilan sering kali menjadi salah satu cara seseorang menunjukkan pencapaian. Kendaraan mahal, pakaian bermerek, hingga liburan mewah dapat dengan mudah dianggap sebagai tanda keberhasilan finansial.
Padahal, kondisi ekonomi seseorang tidak selalu dapat diketahui hanya dari apa yang terlihat. Ada perbedaan antara memiliki kondisi finansial yang kuat dan sekadar menjalani gaya hidup yang terlihat mewah.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat delapan jenis “pembelian status” yang kerap digunakan sebagai simbol keberhasilan. Jika terlalu sering dijadikan bahan pamer, hal tersebut bisa saja menunjukkan bahwa seseorang lebih mementingkan citra dibandingkan kondisi finansial sebenarnya.
Namun, memiliki barang-barang berikut tentu tidak otomatis berarti seseorang tidak kaya. Kemampuan finansial setiap orang berbeda, begitu pula alasan mereka membeli suatu barang. Berikut beberapa contoh yang kerap dikaitkan dengan gaya hidup untuk menunjukkan status:
Mobil mahal memang dapat menjadi bentuk pencapaian bagi sebagian orang. Namun, harga kendaraan tidak selalu menggambarkan seberapa sehat kondisi keuangan pemiliknya.
Jika kendaraan dibeli dengan cicilan besar dan pembayaran bulanannya justru memberikan tekanan terhadap keuangan, kemewahan tersebut bisa berubah menjadi beban.
Karena itu, nilai sebuah kendaraan tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran untuk menilai kekayaan seseorang.
Mengganti smartphone atau perangkat elektronik ketika ada model terbaru merupakan hal yang biasa. Namun, jika kebiasaan tersebut dilakukan setiap kali produk baru dirilis meski perangkat lama masih berfungsi dengan baik, pola konsumsi seperti ini dapat menjadi cukup mahal.
Keputusan membeli gadget sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial, bukan semata-mata keinginan mengikuti tren.
Tas, sepatu, pakaian, maupun aksesori dari merek ternama memang dapat memiliki kualitas dan nilai yang tinggi. Masalahnya bukan pada mereknya, melainkan ketika barang tersebut terus-menerus digunakan sebagai alat untuk menunjukkan status sosial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022