
Sikap kerja generasi Z yang menolak budaya kerja keras ala generasi sebelumnya menurut psikologi. (Magnific)
JawaPos.com - Psikologi generasi kerja menunjukkan perbedaan besar antara generasi Z dan generasi sebelumnya dalam memandang budaya kerja keras.
Setiap generasi memasuki dunia kerja dengan pemahaman berbeda tentang apa yang seharusnya mereka terima dan tolerir.
Generasi sebelumnya cenderung bersyukur memiliki pekerjaan tanpa banyak mempertanyakan keadilan yang mereka terima di tempat kerja.
Dilansir dari laman YourTango pada Kamis (24/9), berikut enam sikap kerja generasi Z yang menolak budaya kerja keras yang dulu diterima begitu saja oleh generasi sebelumnya.
1. Menolak anggapan bahwa lembur menunjukkan dedikasi tinggi
Generasi sebelumnya menganggap bertahan lebih lama di kantor sebagai bukti nyata dedikasi seorang karyawan.
Kebiasaan membalas pesan kerja setelah jam kantor dulu dianggap sebagai tanda semangat dan loyalitas tinggi.
Generasi Z justru mempertanyakan anggapan tersebut karena produktivitas seharusnya tidak diukur dari waktu tambahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022